Tahun Ini, Pembangunan Fisik Jembatan Musi VI Ditarget Selesai

Ucok: 2018 Mendatang Finishing

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Sumsel, Ucok Hidayat. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Di tahun ini, Pembangunan fisik Jembatan Musi VI yang menghubungkan Jalan Sultan Muhammad Mansyur dan Jalan Wahid Hasyim, Kertapati ditarget selesai. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Sumsel, Ucok Hidayat, kemarin.

“Anggaran untuk pembangunan jembatan ini dengan total Rp 344,3 miliar. Anggarannya menggunakan dana APBD dengan tahun anggaran 2015 dan 2016. Dan kami targetkan tahun ini sudah selesai, dan finishing pada awal 2018,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini progres Jembatan Musi VI sudah mencapai 76 persen, dimana saat ini fokus pengerjaan yakni pemancangan di tengah Sungai Musi. Untuk kontraktor pembangunannya sendiri tetap sama yakni Nindya-Tanjung Raya, JO, dengan kontrak tahun jamak.

“Sejauh ini pengerjaan fisik belum ditemukan kendala begitu juga dengan masalah lahan, bahkan sampai saat ini pembebasan lahan telah selesai dilakukan,” jelasnya.

Baca Juga :   HD Dorong Percepatan Hilirisasi Batubara di KEK PTBA

Untuk pembebasan lahan sendiri, lanjut Ucok, di lokasi Ilir Barat II itu mencapai sekitar 9.748 meter persegi dengan 69 rumah, dan di Seberang Ulu II seluas 4.687 meter persegi dengan 25 rumah.

Dirinya juga menerangkan, Jembatan Musi VI ini memiliki jembatan utama rangka baja pelengkung bentang menerus 350 meter, jembatan pendekat baja komposit bentang 40 meter. Untuk lebar jembatan 11,5 meter, jumlah lajur yakni dua lajur dan dua arah, lebar lajur masing-masing 3,5 meter dengan bahu jalan 0,75 meter dan lebar trotoar 1,5 meter.

“Proyek ini sendiri nantinya diharapkan menjadi salah satu akses untuk memecah kemacetan yang selama ini bertumpuk di Jembatan Ampera,” harapnya.

Dirinya juga menambahkan, alasan dibangunnya jembatan ini untuk mendukung Asian Games 2018 mendatang, mendukung laju pertumbuhan lalu lintas, terutama di Jalan Sudirman dan Jalan HM Ryacudu (Jembatan Ampera).

Baca Juga :   Pengamat: Ketua Partai Lebih Berpeluang di Pilkada

Diakuinya, rendahnya level of service kedua jalan tersebut menunjukkan volume kendaraan yang melintasi Sungai Musi tergolong tinggi.

“Ini adalah jembatan alternative untuk mengatasi tingginya volume kendaraan yang melintasi Sungai Musi,” ungkapnya.

Disinggung soal anggaran Dinas PUBM dan Tata Ruang Sumsel, Ucok menambahkan, untuk tahun ini anggaran yang berada di bawah naungan pihaknya yakni berkisar Rp 1 triliun dimana dana Rp 499 miliar untuk perbaikan jalan dan sisanya untuk pembangunan dan pemeliharaan jembatan yang ada di Sumsel.

“Di Sumsel sendiri ada 475 jembatan eksisting yang menyebar di 17 kabupaten/kota di Sumsel,” tandasnya. (wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Tanam 1000 Pohon, PDIP Sumsel Beri Kado Ultah Istimewa untuk Bu Mega

Palembang, KoranSN DPD PDI Perjuangan Sumsel melakukan penanaman pohon dalam rangka peringatan HUT PDIP ke-48, …