Tak Bayar Uang Pembelian Jahe, Pedagang Pasar Induk Dipoliskan



Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Merasa telah dirugikan oleh pedagan pasar induk Jakabaring Palembang, Samsudien (49), bos jahe asal Lubuklinggau, kemarin melaporkan seorang pedangang berinisial ‘SUM’ ke Polresta Palembang lantaran diduga sudah melakukan penipuan.

Menurut Samsudien saat membuat laporan di SPKT Polresta Palembang, dirinya terpaksa melaporkan ‘SUM’, karena salah seorang pedagang di Pasar Induk Jakabaring Palembang ini sudah memesan Jahe kepadanya namun tak mau membayar.

“Saya kirim Jahenya bulan Januari kemarin, namun sampai sekarang uang pembayarannya belum juga dibayar oleh terlapor ‘SUM’,” terang Samsudien.

Baca Juga :   Dugaan Korupsi Akuisisi Saham PT SBS Anak Perusahaan PTBA Terus Disidik, Kejati Sumsel Tegaskan Dalami Penyidikan

Masih kata Samsudien, sebelum membuat laporan ke polisi, ia sempat mencoba untuk menagih uang tersebut kepada terlapor, namun terlapor belum bisa membayar dengan alasan Jahe tersebut belum laku terjual.

“Tiap kali ditagih alasannya selalu begitu, katanya Jahe tak laku-lau,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas, Iptu Samsul mengatakan jika laporan korban Samsudien sudah diterima dan akan ditindaklanjuti.

“Terlapor segera akan dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan, jika terbukti bersalah terlapor bisa dipidana,” tandasnya. (den)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Rumah Warga di Talang Semut Terbakar

Palembang, KoranSN Tercium bau asap, seorang warga di Jalan Joko, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit …

error: Content is protected !!