Takut Kantor Didatangi Banyak Warga, Abu Tours Minta Pengamanan Polisi



Tampak suasana Kantor Abu Tours Cabang Palembang terlihat masih tertutup dan belum beroprasional bahkan masih terpasang garis police line. Rabu (28/2/2018). (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki No 1616 Pakjo Palembang, Rabu (28/2/2018) terlihat masih tertutup dan belum beroprasional. Bahkan di lokasi tersebut masih terpasang garis police line.

Belum dibukanya kantor tersebut lantaran pihak Abu Tours merasa takut jika didatangi banyak warga. Sehingga sebelum dibuka untuk beroprasional, manajemen Abu Tours berkordinasi dan meminta kepada pihak kepolisian agar melakukan pengamanan.

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro mengungkapkan, usai penggeledahan di Kantor Abu Tours Palembang, Selasa kemarin (27/2/2018), sebenarnya pihaknya telah mempersilahkan pihak Abu Tours membuka kantor.

“Namun, karena pihak Abu Tours takut didatangi banyak warga jika kantor kembali dibuka, makanya kantor tersebut belum dibuka. Hal ini dilakukan karena mereka (Abu Tours) masih berkordinasi dan meminta kepada pihak kepolisian agar dapat melakukan pengamanan, apabila nantinya kantor Abu Tours Palembang tersebut dibuka,” katanya.

Dijelaskannya, sedangkan untuk police line yang masih terpasang di lokasi bertujuan hanya untuk pengamanan sementara. Apabila pihak Abu Tours akan membuka kantor maka police line dapat segera dibuka.

“Sebab, kami kan sudah melakukan penggeledahan dan penyitaan berkas. Jadi, usai penggeledahan kemarin kami telah memberikan izin kepada pihak Abu Tours membuka kantor tersebut. Sebab, mereka berniat membuka kantor untuk memberangkatkan para calon jamaah umroh,” tandasnya.

Terpisah, Kuasa Hukum Abu Tours, Heri Edi Satrio mengatakan, belum dibukanya kantor Abu Tours Palembang karena saat ini pihak Abu Tours masih melakukan kordinasi dengan kepolisian untuk keamanan.

“Kami tetap meminta pengamanan dari kepolisian, walaupun kami percaya jika masyarakat paham dan tidak akan ada tindakan anarkis,” pungkasnya.

Baca Juga :   Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Warga Talang Kelapa Lapor Polisi
Penyidik saat menggeledah Kantor Abu Tours Palembang. (Foto-Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel)

Diberitakan sebelumnya, Selasa (27/2/2017) sekitar pukul 02.30 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel melakukan penggeladahan Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Dalam penggeledahan tersebut penyidik menyita satu bungkus plastik yang berisikan dokumen guna kepentingan penyelidikan.

Perwakilan Abu Tours Makassar, Andi Akbar Hasban mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk kembali membuka Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Tujuannya, agar para calon jamaah yang belum berangkat bisa mendapatkan informasi jadwal keberangkatan serta informasi lainnya.

“Secepatnya kami akan buka kantor ini, mungkin besok atau lusa,” katanya usai penggeledahan.

Menurutnya, pihaknya berupaya memberangkatkan sekitar 7000 lebih calon jamaah di Sumsel yang belum berangkat umroh, paling lambat akhir tahun 2018.

“Kami datang ke Palembang memiliki itikad baik untuk memberangkatan semua calon jamaah yang telah mendaftar berangkat umroh di Kantor Abu Tours Cabang Palembang ini. Di Sumsel ada sekitar 7000 lebih calon jamaah yang belum diberangkatkan, kami upayakan semuanya berangkat secara bertahap, paling lambat hingga akhir 2018 mendatang,” janjinya.

Masih dikatakannya, namun untuk tahap awal keberangkatan umroh, diutamakan para calon jamaah yang mengikuti Maklumat Abu Tours pusat yang belum lama ini telah dikeluarkan, yakni satu jamaah menambah sejumlah uang keberangkatan.

“Awal Maret 2018 ini, kami mulai memberangkatkan calon jamaah umroh dari Kantor Abu Tours Palembang. Tapi, yang diprioritaskan yakni yang mengikuti maklumat. Sedangkan untuk calon jamaah lainnya, juga akan kami berangkatkan secara bertahap, Insya Allah sampai akhir 2018 nanti semua calon jamaah umroh kita berangkat,” ujarnya.

Baca Juga :   Pimpinan Gontor Pusat Takziah ke Makam Almarhum Santri AM di Palembang
Tampak suasana pemeriksaan Kantor Abu Tours Cabang Palembang. (Foto-Dedy/Koransn)

Sementara Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro mengatakan, dalam penggeledahan tersebut pihaknya menyita sejumlah dokumen untuk kepentingan penyelidikan serta untuk diajukan ke pengadilan.

“Ada sekantong asoi dokumen yang kami sita. Sedangkan untuk Paspor para calon jamaah umroh yang berada di dalam kantor tidak kami sita, sebab pihak Abu Tours memiliki itikad baik mau memberangkatkan para calon jamaah umroh. Bahkan usai digeledah kita juga akan membuka garis polisi karena kantor Abu Tours Palembang ini akan kembali dibuka,” ungkapnya.

Masih dikatakan Suwandi, walaupun Abu Tours akan memberangkatkan para calon jamaah umroh dan akan membuka kembali kantornya di Palembang, untuk proses hukum tetap terus berjalan.

“Proses hukum dan penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap tindak pidananya. Dari itulah hari ini (kemarin) kami melakukan penggeledahan yang tujuannya untuk kepentingan penyelidikan dugaan kasus ini. Bahkan kami juga telah memeriksa empat pegawai Abu Tours Palembang sebagai saksi dalam dugaan kasus ini,” tegasnya.

Sekedar mengingatkan, Senin sore (12/2/2018) penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang. Pemasangan garis polisi tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan para calon jamaah umroh ke Polda Sumsel dengan Nomor Laporan: LPB/188/ISI/2018/SPKT. Dimana dalam laporan tersebut para korban melaporkan Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Bukan hanya itu, calon jamaah umroh Nurhaya (57), warga Jalan Karya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang, Rabu (21/2/2018) juga telah melaporkan agen Abu Tours Palembang berinisial ‘DW’ (57) warga Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas kepolisian dengan nomor laporan: LPB/135/II/2018/SPKT. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Rumah Warga di Talang Semut Terbakar

Palembang, KoranSN Tercium bau asap, seorang warga di Jalan Joko, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit …

error: Content is protected !!