Tanggapi Demo LIPPB, Bawaslu Akan Panggil Panwas Lubuklinggau

Koordinator aksi Fadrianto saat berorasi di halaman gedung Bawaslu Sumsel. (foto SN/Anton Wijaya)

Palembang, KoranSN

Puluhan massa yang menamakan diri Lembaga Independen Pemuda Peduli Bangsa (LIPPB) menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Sumsel, Kamis (30/11/2017). Mereka meminta Bawaslu memanggil Panwaslu Lubuklinggau terkait rekrutmen Panwascam se Kota Lubuklinggau yang terindikasi terjadi kecurangan.

Koordinator aksi yang juga Ketua Umum LIPPB Fadrianto mengatakan, berdasarkan hasil temuan dan investigasi LIPPB diduga telah terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Panwaslu Lubuklinggau dalam rekrutmen calon Panwascam se Kota Lubuklnggau, hal itu terlihat saat pengumuman tiga besar calon Panwascam pada Oktober lalu, diduga salahsatu calon menggunakan KTP palsu saat mendaftar, dan itu di loloskan oleh Panwas Lubuklinggau.

“Dalam pengumuman tiga besar itu, terdapat nama WM yang kami duga menggunakan KTP palsu. Dalam KTPnya beralamat di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, padahal dugaan kami alamatnya berada di Kecamatan Lubuklinggau Timur I,” bebernya.

Baca Juga :   Covid-19 Bertambah 24, Sembuh 20

Oleh karena itu kata Fadiyanto, LIPPB meminta Bawaslu memanggil ketua Panwaslu Lubuklinggau terkait adanya dugaan kelalaian dalam menetapkan saudara WM masuk tiga besar calin Panwascam Lubuklinggau Timur II.

“Kami juga meminta Bawaslu Sumsel untuk melakukan pemeriksaan ulang berkas hasil jawaban tes tertulis dan rekaman hasil wawancara dalam rekrutmen calon Panwascam se Kota Lubuklinggau, karena kami duga peserta yang lolos tiga besar adalah orang titipan sehingga mengesampingkan hasil tes dan wawancara,” ungkapnya.

Fadriyanto mengatakan, setelah melaporkan permasalahan ini ke Bawaslu Sumsel, pihaknya juga akan melapor ke Bawaslu RI dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu).

“Pada prinsipnya kita bukan hanya melaporkan dalam hal pidana pemilu, tapi kita juga minta Bawaslu melakukan supervisi kepada bawahannya dan memanggil Panwaslu Lubuklinggau untuk evaluasi hasil tes,” tukasnya.

Baca Juga :   Wawako Palembang Sidak Bahan Berbahaya Makanan Jelang Ramadhan

Menanggapi ini, Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi mengatakan, akan mempelajari laporan yang disampaikan LIPPB. Ia berharap, laporan yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya dengan dilengkapi bukti dan saksi yang kuat.

“Laporan ini harus mempunyai dasar, minimal menyertakan dua alat bukti dan saksi, kalau syarat itu tidak terpenuhi, kami mohon maaf laporan ini akan kita bantarkan dahulu,” kata Junaidi.

Junaidi menuturkan, pihaknya akan segera memanggil Panwaslu Lubuklinggau untuk memperjelas permasalahan ini guna mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam perekrutan Panwascam Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

“Kami akan panggil Panwas Lubuklinggau untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, termasuk meminta hasil rekrutmen yang sudah dilakukan,” pungkasnya. (awj).



Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Kampanyekan Pembangunan Zona Integritas

Palembang, KoranSN Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Rahmi Widhiyanti yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel …

error: Content is protected !!