Tangis Haru Sambut Kedatangan Jenazah Rapi

Peti jenazah M Rapi Andriani yang merupakan korban Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh saat tiba di rumah duka Jalan Keswari Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Suasana haru dan tangisan, Selasa (6/11/2018) mewarnai penyambutan jenazah almarhum M Rapi Andriani bin Epi Komar di rumah duka Jalan Keswari No 183 RT 03 Kelurahan Bandung Kanan Kecamatan Lubuklinggau Barat II Kota Lubuklinggau. Rapi merupakan salah satu korban Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat.

Ratusan pelayat dari pihak keluarga, kerabat dan masyarakat umum maupun yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Minang (IKM) sejak pagi terlihat memenuhi rumah almarhum menunggu kedatangan jenazah almarhum.

Dengan menggunakan pesawat Batik Air dari Jakarta, peti jenazah almarhum akhirnya tiba di Bandara Silampari Lubuklinggau pukul 10.09 WIB. Kedatangan jenazah almarhum yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris PC Pemuda Pancasila Kecamatan Lubuklinggau Barat II ini disambut langsung oleh Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe.

Selanjutnya, peti jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulan. Sekitar pukul 10 .42 WIB, peti jenazah tiba dirumah duga yang kemudian disambut para pelayat sembari mengucapkan “Laillahillahillah”.

Baca Juga :   Bolos Sekolah, 4 Oknum Pelajar Diamankan Satpol PP PALI

Pantauan di lapangan, para pelayat tidak hanya memenuhi rumah duka namun para pelayat terlihat memadati jalan yang berada di sekitar rumah duka. Kedatangan masyarakat ini merupakan bentuk ikut berduka atas meninggalnya putra pertama pasangan Epy Syamsul Komar dan Yenni dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 dalam penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang, Senin lalu (29/10/2018) lalu.

Usai Shalat Zuhur jenazah almarhum M Rapi Andriani dishalatkan di Musholah Al- Muttaqiin dan selanjutnya jenazah dibawa ke TPU IKM yang berlokasi di belakang TMP Patria Bukit Sulap Kota Lubuklinggau, tepatnya di Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau Barat II untuk dimakamkan. Tampak Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe ikut mengantar jenazah almarhum ke pemakaman.

Nanan, sapaan orang nomor satu di Kota Lubuklinggau didampingi Wakil Walikota, H. Sulaiman Kohar mengatakan, atas nama keluarga, pemerintah dan masyarakat Kota Lubuklinggau dirinya mengucapkan duka mendalam atas musibah tersebut. Kepada pihak keluarga, Nanan juga mendoakan dan mengharapkan agar dapat bersabar dan semakin ditingkatkan imannnya dalam menghadapi cobaan yang cukup berat ini.

Baca Juga :   Kunjungi Muratara, Alex Noerdin Dijamu Iwak Pindang dan Durian

“Duka Rapi ini adalah duka Lubuklinggau, Alhamdulilah sudah kita makamkan dan kita masih menunggu identifikasi satu lagi korban asal Lubuklinggau yakni Riyan,” ujar Nanan dengan nada tersendat dan mata memerah seakan menahan kesedihan.
Nanan berharap jenazah Riyan dapat segera diidentifikasi hingga dapat dimakamkan di Kota Lubuklinggau.

“Kita semua berduka atas kejadian ini, semoga pihak keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.
Sementara itu salah satu keluarga dekat almarhuman, yakni Hasanuddin mengatakan, pihaknya akan menggelar Tahlilan 3 malam secara berturut-turut guna mendoakan almarhum. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Hentikan Semua Aktivitas Tambang Ilegal

Muara Enim, KoranSN Dalam hitungan jam pasca insiden tewasnya 11 penambang batubara secara ilegal di …