Tanpa Independen, 3 Paslon Kian Mantap Maju Pilkada OKI



Dedi Irawan SIP MSi. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Pemilihan Bupati (Pilbup) OKI Juni 2018 akan banyak perbedaan dibandingkan 2 Pilbup periode sebelumnya. Perbedaan nan mencolok, Pilbup kali ini dipastikan tidak ada pasangan calon (Paslon) dari independen yang maju.

Dari penelusuran yang berhasil dihimpun wartawan KoranSN.com, pada Pilbup OKI sebelumnya tahun 2008, ada 1 Paslon yang maju dari jalur independen atau nonpartai. Hasilnya, Paslon nonpartai ini kalah atau hanya meraih suara tak lebih dari 10 persen. Pilbup 2013 ada 2 Paslon dari independen, hasilnya kian memprihatinkan karena mendapat suara tak lebih dari 5 persen.

Paling menarik Paslon dari dukungan Parpol dan koalisi yang akan maju pada Pilbup OKI 2018. Hingga kini sudah ada 3 Paslon yang kian mantap akan maju dan siap mendaftar ke KPU OKI. Jumlah ini berpotensi bertambah 1 pasang lagi karena ada beberapa Parpol belum menentukan sikap.

Paslon pertama tentu petahana bersama pasangannya. H Iskandar SE santer dipasangkan dengan HM Djakfar Shodiq (anggota DPRD OKI dari Fraksi Golkar). Parpol pendukung ISO (Iskandar-Shodiq) yakni PAN dan NasDem, PKB yang setia dengan Iskandar berpeluang merapat dan PBB juga melakukan serupa. Bila tak berubah, koalisi ini sudah cukup syarat.

Paslon kedua pasti calon penantang, dari PDIP. Abdiyanto SH MH akan duet dengan I Made Indrawan ST SH MH, mereka anggota DPRD OKI 3 periode yang kini menjabat Ketua dan Bendahara DPC PDIP OKI. Tanpa koalisi dari Parpol lain, Paslon Abdiyanto-Made (ADE) diprediksi melenggang mulus karena PDIP bisa mengusung sendirian.

Paslon ketiga juga calon penantang, mereka pendatang baru. H Azhari Effendi SH-H Qomaruszaman SPd MSi (AQOR). Azhari dari profesional/pengusaha dan Qomaruszaman mantan birokrat. Golkar dan Hanura yang sudah menyatakan dukungannya juga telah cukup persyaratan. Bahkan isunya, Gerindra juga akan bergabung.

Baca Juga :   Desa Rawan Karhutla di OKI Dipantau via Udara

Tersisa Demokrat dan PKS yang belum bersikap, keduanya bisa saja merapat ke Paslon yang sudah ada. Namun jumlah gabungan kursi DPRD OKI kedua Parpol cukup syarat mengusung 1 Paslon baru. Kabar yang beredar, Demokrat-PKS akan mengusung HM Yusuf Mekki SSos (Ketua DPRD OKI) dan Jauhari AMd (anggota dewan).

Ketua KPU OKI Dedi Irawan SIP MSi mengungkapkan, pendaftaran Paslon dari jalur nonpartai telah ditutup pihaknya per 29 November lalu. ” Hingga batas waktu tersebut, tak ada Paslon independen yang mendaftar. Jadi Pilbup OKI nanti tak ada Cabup dan Cawabup dari nonpartai,” katanya. (iso)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Edukasi Sejarah, TK Pembina Kayuagung Kunjungi Monpera

Kayuagung, KoranSN Peserta didik TK Negeri Pembina Kayuagung mengunjungi museum monumen perjuangan rakyat (Monpera) di …

error: Content is protected !!