Tanpa Keterangan, 63 ASN di Pagaralam Bakal Disanksi



Ilustrasi.
Ilustrasi.

Pagaralam, KoranSN

Hari pertama masuk kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pagaralam pasca libur bersama Hari Rya Idul Fitri 1437 Hijriah, Senin (11/7/2016), sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Pagaralam tidak masuk kantor. Puluhan PNS yang bolos, dipastikan akan menerima sanksi langsung dari Walikota Pagaralam melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Asisten III Setda Kota Pagaralam H Yapani Rahim melalui Kepala BKD Kota Pagaralam, Imam Pasli SSTp MSi dan Sekretaris BKD Suparman mengatakan, sebelum menjalani libur Hari Raya 1437 H, semua ASN sudah diberikan peringatan untuk tidak menambah hari libur sendiri. Pasalnya, libur yang diberikan sudah sesuai dengan aturan yang ada. Namun, hari pertama kerja, masih banyak ASN yang bolos atau tidak masuk kantor.

Baca Juga :   Wali kota Pagaralam Lantik 694 Pejabat Eselon II, II dan IV

“Dari data di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah, di hari pertama masuk kerja setelah libur panjang lebaran, dari seluruh pegawai dilingkungan Pemkot Pagaralam sebanyak 3869 ASN ada sebanyak 124 orang ASN tidak masuk kerja, diantaranya 47 orang ASN keterangan cuti, 14 orang ASN keterangan Sakit dan 63 orang ASN tanpa keterangan apapun ke pihak kantor mereka, jadi dinggap bolos,” ujar Imam Pasli.

ASN yang bolos ini sambungnya, akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada. Bisa saja penundaan pangkat hingga penundaan kenaikkan gaji serta sanksi langsung.

Baca Juga :   45 Anggota PPK untuk Pemilu 2019 Komitmen Independen

“Untuk sanksi, kita masih akan berkoordinasi dengan Walikota dan Sekretaris Daerah. Dipastikan mereka akan kena sanksi tegas,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Mkes mengatakan, para ASN yang bolos tersebut, nantinya akan dikenai sanksi tegas pasalnya mereka telah menjalani libur panjang lebaran.

“Kita akan panggil untuk diberikan sanksi tegas, sebagai bentuk pembinaan,” katanya. (asn)

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Karhutlah Sudah Mendekati Pemukiman, Polres OI Lakukan Pencegahan

Indralaya, KoranSN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) berturut-turut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.