Teka Teki Pasangan Incumbent di Pilkada OKI

Ketua DPC PKPI OKI saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU OKI. (foto-maniso/koransn.com)

SANGAT menarik menanti jawaban teka teki siapa bakal calon wakil bupati (Balonwabup) yang akan dijadikan pasangan oleh incumbent di Pilkada Ogan Komering Ilir (OKI) Juni 2018. Teka teki ini akan terjawab saat pendaftaran pasangan calon ke KPU OKI nanti.

Namun tentunya incumbent atau kadang disebut petahana akan memilih pasangan yang mampu mendongkrak perolehan suara, sehingga memenangi pertarungan demokrasi lima tahunan di Bumi Bende Seguguk yang sekarang sudah berusia 72 tahun.

Inilah yang mau tak mau harus dilakukan Sang Incumbent di OKI, H Iskandar SE meskipun realitanya DPP PAN belum mengeluarkan rekomendasi nama yang diusung sebagai Balonbup. Tapi, peluang Iskandar meraih dukungan DPP PAN bisa dikatakan lebih dari 99,99 persen.

Wajar dan logis, Iskandar adalah Bupati OKI periode 2014-2019 sehingga menyandang status incumbent. Tak terbantahkan juga, Iskandar adalah kader PAN terbaik di Bumi Sriwijaya. Ini terbukti dengan jabatannya sebagai Ketua DPW PAN Sumsel hingga 3 periode. Iskandar pun pernah menjabat Wabup Ogan Ilir periode 2005-2010.

Mengenang 2 Pilkada OKI sebelumnya (tahun 2008 dan 2013), Iskandar selalu ambil bagian menjadi Cabup berpasangan dengan Cawabup yang juga selalu asal poros Lintas Timur OKI. Kata gagal di tahun 2008 sebenarnya tak pantas dialamatkan ke Iskandar, tapi kekuatan politik Ir H Ishak Mekki MM (Wagub Sumsel) yang kala itu berstatus incumbent, tak terbendung.
Jerih payahnya di tahun 2008 menuai hasil di tahun 2013. Salah satu faktor kemenangannya, Iskandar diuntungkan karena bertatus petahana Cabup OKI. Nama Cabup/Cawabup OKI lainnya di tahun 2013 merupakan pendatang baru dan belum pernah menjadi kontestan Pilkada.

Baca Juga :   Naik Pangkat, Anggota Diminta Tetap Menjadi Polisi Promoter

Pada Pilkada 2018, ini bakal menjadi kali ketiga Iskandar tampil. Lagi-lagi, Iskandar akan menjadi incumbent Cabup OKI dan bupati incumbent.

Menariknya, akankah Iskandar kembali menentukan pasangan sebagai Cawabupnya asal poros Lintas Timur? Beralih ke poros tengah? Mencoba poros Pantai Timur atau berspekulasi menggandeng birokrat?

Mau poros manapun, semua ada sejumlah nama potensial pantas dijadikan pasangan Cawabup OKI mendampingi incumbent. Banyak nama baik dari kader sejumlah Parpol maupun mantan birokrat, pengusaha bahkan gabungan ketiganya.

Mulai dari poros Lintas Timur yang meliputi; Mesuji, Mesuji Makmur, Mesuji Raya, Lempuing dan Lempuing Jaya dan sebagian Teluk Gelam. Ada 2 nama top kader Golkar, HM Djakfar Shodiq (anggota DPRD OKI) dan Tri Kuncoro Hadilukito (mantan anggota DPRD OKI dan mantan Balonwabup), I Made Indrawan ST MH kader terbaik PDIP di Lintas Timur dan jangan dilupakan nama HM Rifa’i SE (Wabup OKI saat ini).

Beralih ke poros Tengah meliputi; Kayuagung, Pedamaran, Tanjung Lubuk, sebagian Teluk Gelam, SP Padang, Pedamaran Timur, Jejawi dan Pampangan. Mulai dari kader PDIP, ada nama populer HM Yusuf Mekki SSos (Ketua DPRD OKI dan mantan Cabub OKI). Nama H Muchendi Mahzareki SE, putra sulung Wagub Sumsel ini juga dipertimbangkan karena kader terbaik Demokrat yang punya 7 kursi legislatif.

Baca Juga :   Perusahaan Didorong Untuk Bersinergi dengan Masyarakat

Terakhir poros Pantai Timur, sebagai Parpol pemenang Pemilu di OKI, kader terbaik PDIP di sana bernama Abdiyanto SH MH (Ketua DPC PDIP OKI dan anggota DPRD OKI). Pantai Timur juga punya nama andalan dari kader NasDem, yakni H Subhan Ismail (anggota DPRD OKI). Satu nama lagi yang sangat serius nyalon dan berjiwa pengusaha, H Azhari Effendi SH (non Parpol).

Namun setiap poros punya persentase mata pilih berbeda. Berpatokan data Pemilu 2014 di OKI yang banyak kalangan menjadikannya acuan, poros Lintas Timur punya lebih kurang 40 persen suara, poros Tengah lebih kurang 32 persen dan sisanya 28 persen ada di poros Pantai Timur.

Persentase ini tak menjamin kemenangan tapi tak dipungkiri menjadi hitung-hitungan seluruh Balonbup/Balonwabup OKI. Siapapun pemenangnya, punya beban tugas super berat dalam memimpin kabupaten terluas di Pulau Sumatera ini. (Maniso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dua Desa di Muba Dilanda Bencana Banjir

Palembang, KoranSN Dua desa di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terendam banjir akibat hujan dengan intesitas …