Terungkap, Mayat Nindya Dimutilasi dan Dibakar Suami

Tampak Polisi melakukan olah TKP di kontrakan korban, Rabu (13/12/2017). (foto-net/detiknews.com)

Karawang, KoranSN

Polres Karawang mengungkap dengan cepat kasus penemuan mayat gosong tanpa kepala di Ciranggon, Majalaya, Karawang. Belakangan diketahui, korban Siti Saidah alias Sinox alias Nindya alias Desi Wulandari (21) itu dibunuh suaminya sendiri, Muhamad Kholil (21).

“Korban dibunuh di rumah kos keduanya di Perumahan Grand Orland, Jl Syech Quro, Ciranggon, Majalaya, Kabupaten Karawang, pada 4 Desember 2017,” kata Kapolres Karawang AKBP, Hendy F Kurniawan, Rabu (13/12/2017).

Semula polisi menghadapi kesulitan mengungkap temuan mayat tersebut. Sebab, jasad korban ditemukan hangus, sehingga tidak dapat dikenali, serta tanpa kepala.

“Tato di tubuh korban menjadi salah satu petunjuk kami untuk mencari identitas korban karena identitas korban adalah yang terpenting dalam suatu perkara pembunuhan,” kata Hendy.

Pada, Kamis (7/12). Mayat tak utuh ditemukan di semak-semak tanpa kepala dan kedua kaki, serta dalam kondisi terbakar. Polisi saat itu memperkirakan usia korban 20-25 tahun, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik.

Selain tato ‘Rolling Stones’ di dada dan tato ‘angel’ di punggung, polisi menemukan barang bukti yang menguatkan bahwa korban dibunuh. Temuan itu berupa botol minuman ‘Mizone’ yang berisi bensin di lokasi temuan mayat.

Polisi juga mengidentifikasi korban dari sisa pakaian dalam warna merah yang terbakar dan baju merek 3Second serta jaket bertulisan ‘Green’ serta jam tangan yang melekat pada jasad korban.

Baca Juga :   Presiden Jokowi Tiba di Sirkuit Mandalika

Kemudian, Jumat (8/12/2017). Polisi membuat sketsa potongan tubuh korban dan membuka hotline di nomor 085972800212 untuk mengumpulkan informasi terkait identitas korban. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) berulang-ulang dengan memperluas radius perimeter area olah TKP.

Polisi menggambar ulang tato pada tubuh korban untuk mempermudah proses identifikasi. Polisi juga mengambil sampel DNA korban untuk pencocokan dengan warga yang mengaku keluarga korban pada Sabtu (9/12/2017).

Selasa (12/12/2017). Polisi menerima laporan dari Muhamad Kholil yang mengaku kehilangan korban yang mengaku bahwa istrinya mirip dengan mayat tersebut. Polisi saat itu memeriksa Kholil, namun ditemukan tidak ada persesuaian keterangannya dengan hasil visum korban.



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Presiden Jokowi: Pengelolaan Air Harus Jadi Konsentrasi Kerja

Manado, KoranSN Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara …

error: Content is protected !!