Tenteng Parang, Warga Gandus Ancam Bunuh Tetangga

Rusdah saat melapor ke Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Dituding sudah membunuh ternak bebek milik tetangganya, Rusdah (35), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Sungai Rengas RT 33 RW 05 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus, Selasa (7/3/2017) ketakutan setelah diburu dan diancam ‘UL’, tetangganya sendiri dengan sebilah parang.

Takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan, Rusdah bersama suaminya Jamiri (40), langsung meminta perlindungan polisi dengan melaporkan ‘UL’ ke Polresta Palembang. Kedangannya tersebut, lantaran terlapor terus mencarinya dengan emosi yang meledak-ledak sambil membawa parang.

Didalam ruang SPK Terpadu Polresta Palembang, Rusdah menceritakan, kemarahan ‘UL’ tanpa sebab kepada keluarganya. ‘UL’ menuduh korban sudah membunuh hewan ternak bebek terlapor, padahal korban dan keluarganya sama sekali tak melakukan apa yang dituduhkan terlapor tersebut.

“Terlapor ini mendapatkan cerita dari tetangga saya yang lain jika bebek miliknya mati didepan teras rumah saya. Ketika terlapor melihat bebeknya itu, terlapor ini marah-marah dan menuduh jika saya yang telah membunuh bebeknya,” katanya.

Baca Juga :   Aniaya Istri Sirih, Warga Bukit Sangkal Ditangkap

Dilanjutkan Ibu anak dua ini, setelah mengambil bebeknya yang mati, terlapor tak lama kemudian mendatangi korban sambil menenteng-nenteng parang. Melihat korban sedang duduk didepan rumahnya, terlapor ini langsung mengayunkan parangnya dan hendak membacok korban. Beruntung, korban yang sempat melihat terlapor membawa parang menghampirinya langsung masuk kedalam rumah dan mengunci rapat-rapat rumahnya sehingga terlapor tak bisa masuk.

“Saya keget Pak!, tiba-tiba terlapor ini, tanpa banyak bicara langsung berteriak-teriak menghampiri saya, sambil mengacungkan parangnya secara membabi buta. Untungnya saya langsung masuk kedalam rumah. Diluar, terlapor ini, teriak ‘ku bunuh kau-ku bunuh kau, lemak bae kau bunuh bebek aku, ku bunuh kau’. Saya takut karena terlapor terus memanggil-manggil namanya, dan saat kejadian suaminya sedang tak berada di rumah,” jelasnya.

Baca Juga :   Pencuri Sepeda Motor Korban Lakalantas Dibekuk

Menurutnya, aksi terlapor bisa diredam setelah warga yang mengetahui terlapor seperti orang kesurupan langsung menenangkannya dan menjauhkan parang yang ada di tangan terlapor. “Tak berhasil membacok saya, terlapor ini melampiaskan emosinya dengan merusak tanaman pisang yang ada didepan rumah saya. Sumpah Pak!, saya tidak tahu kenapa bebek terlapor mati, dan bukan saya yang membunuh bebeknya itu,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, laporan korban sudah diterima pihaknya dan segera akan ditindaklanjuti. “Terlapor secepatnya akan dipanggil, jika terbukti bersalah terlapor bisa dipidanakan,” singkatnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Polres Solok Tangkap Empat Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Solok, KoranSN Kepolisian Resor (Polres) Solok Kota menangkap empat pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di …