Terganjal Dana Operasional, Pilkades di 48 Desa Diundur

Kasi Pemdes PMD Banyuasin Husain Al Badri. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) sistim e Voting yang semestinya sudah selesai dilaksanakan pada Oktober 2017, namun karena terganjal dana operasional, Pilkades di 48 desa diundur hingga 16 November 2017.

Hal ini diungkapkan Kasi Pemdes PMD Banyuasin Husain Al Badri, dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (1/11/2017). Husain mengaku tidak ada masalah berarti bagi para calon dan pemilih di 17 kecamatan terutama di kecamatan yang ada Pilkades.

“Kita harap panitia pemilihan di desa nantinya bisa mensosialisasian kepada warga dan pilkades tetap kita laksanakan tepatnya 16 November,” terang Husain Al Badri.

Baca Juga :   Desa Kayuara Saksi Juara Lomba Perpustakaan se-Muara Enim

Menurut Husain Al Badri, Pilkades dilakukan secara gratis, pemerintah yang membiayai dan diharapkan partisipasi masyarakat untuk menentukan nasib desa mereka dengan pemimpin baru.

Diungkapkan Husain Al Badri, dengan adanya penundaan tersebut, panitia Pilkades di Desa Taja Indah Kecamatan Betung diharapkan menyelesaikan administrasi.

“Kasus di Desa Taja Indah, para calon ada 6 orang sementara menurut UU No 6 tahun 2014 seharusnya maksimal ada 5 calon dan minimal 2,” ungkapnya. (sir)

 



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kasi Datun dan Kasi PB3R Kejari PALI Berganti

PALI, KoranSN Terjadi rotasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI (Kejari PALI). Hal itu tampak …

error: Content is protected !!