Terima Uang Rp 64 Juta, Sekretaris PUBM Muratara Ditangkap

Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Rudi Setiawan (Foto kiri) ketika memperlihatkan barang bukti uang yang diamankan dari tangan oknum pejabat Muratara, Andriansyah yang tertangkap dalam OTT Tim Saber Tipikor Polda Sumsel. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sekretaris Dinas PU Bina Marga (BM) Kabupaten Muratara, Andriansyah (45), warga Jalan Nenas Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Selasa (14/11/2017) pukul 18.00 WIB ditangkapTim Saber Pungli dari Subdit Tipikor dan Paminal Polda Sumsel.

Dalam dugaan kasus ini, tersangka Andriansyah tertangkap tangan menerima uang Rp 64 juta, terkait proyek pembangunan pipa air minum tahun 2017 di Muratara dengan nilai proyek Rp 1,5 miliar.

Tersangka ditangkap saat sedang berada di salah satu rumah makan di Jalan Lintas Sumatera Lubuklinggau-Musirawas (Mura). Selain mengamankan barang bukti uang, pihak kepolisian juga mengamankan satu mobil dinas, dua unit HP, 1 bundel berkas serta CCTV yang ada di rumah makan tersebut.

Kepala Satgas Saber Pungli Sumsel yang juga menjabat Irwasda Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Achmad Nurda Alamsyah, Rabu (15/11) mengungkapkan, penangkapan terhadap Sekretaris Dinas PUBM Muratara tersebut dilakukan setelah petugas sering menerima informasi, sehingga Tim gabungan Saber Polda Sumsel turun ke Muratara melakukan penyelidikan hingga penangkapan.

“Jadi, OTT ini dilakukan berdasarkan informasi yang kita dapatkan sebut saja dari whistle blower (pelapor) sehingga tim turun dan melakukan tangkap tangan terhadap tersangka Andriansyah. Dari lokasi penangkapan kita mengamankan dua orang, dimana salah satunya yakni sopir dari Andriansyah yang dalam pemeriksaan akan dijadikan saksi,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, dengan adanya OTT tersebut tentunya kedepan penyidik akan melakukan pengembangan terkait dugaan kasus ini.

Baca Juga :   Kericuhan di Pilkada Empat Lawang Jangan Terulang Kembali

“Seperti kita ketahui bersama, jika Tim Saber melakukan penegakkan hukum dengan OTT dalam rangka melaksanakan instruksi dari Presiden, dan hingga kini belum ada pencabutan instruksi tersebut. Untuk itulah kami harapkan rekan-rekan dari pelaksana pelayanan publik dan instansi pemerintah jangan ada lagi yang melakukan Pungli dan jangan sampai kedepannya kami selalu melakukan penegakkan hukum berdasarkan informasi dari masyarakat,” tegasnya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Rudi Setiawan menambahkan, usai dilakukan penangkapan terhadap Andriansyah yang tak lain oknum pejabat di Muratara, pihaknya langsung melakukan gelar perkara, hasilnya Andriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka.



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!