Terima Uang Rp 64 Juta, Sekretaris PUBM Muratara Ditangkap



Tersangka Andriansyah (Foto kiri) berikut barang bukti uang Rp 64 juta saat OTT dilakukan oleh petugas Saber Pungli dari Subdit Tipikor Polda Sumsel. (foto-ist)

“Dalam dugaan kasus ini tersangka dijerat Pasal 11 UU Tipikor tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau penyelengara negara yang menerima hadiah atau janji. Selain itu, tersangka juga dijerat dengan Pasal 12 huruf (e) tentang Pegawai Negeri Sipil atau penyelengara negara yang dengan maksud menguntungan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan menyalahgunakan kekuasaan dan pemaksaan atau pemerasan. Dimana ancaman pidananya 4 tahun hingga 20 tahun penjara,” tegasnya.

Diungkapkannya, tersangka Andriansyah ditangkap karena telah menerima uang Rp 64 juta terkait proyek pembangunan pipa air minum tahun 2017. Dimana saat tertangkap tangan, uang tersebut berada di dalam bungkusan dengan jumlah nominal yang terpisah, terdiri dari; uang Rp 50 juta dengan kondisi terikat, sedangkan uang Rp 14 juta berada dalam bungkusan yang tidak terikat.

“Sejauh ini baru Andriansyah yang telah kita tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Selanjutkan akan kita kembangkan dengan memeriksa saksi-saksi. Nah dari pengembangan ini nantinya kita lihat, siapa saja yang terlibat dalam dugaan kasus ini,” tandasnya.

Terpisah, berdasarkan pantauan Suara Nusantara di kantor Dinas PU Bina Marga Pemkab Muratara, tampak kantor tersebut sedikit berbeda dari hari biasanya. Pasalnya, banyak ruangan yang kosong karena pegawai tidak masuk kerja. Meskipun demikian, sebagian kecil rombongan staf baik TKS maupun PNS terlihat bekerja sesuai fungsinya. Sedangkan kepala dinas dan para Kabid tidak ada di kantor.

Baca Juga :   20 Unit Sepeda Motor Terjaring Razia

“Kabid banyak tugas ke lapangan jadi tidak masuk. Sedangkan Kepala Dinas PUBM belum datang, kalau tidak beliau lagi ada tugas di luar, karena sebelum ke kantor biasanya dia ke Pemda dulu.“ Kata ‘B’ yang mengaku sebagai staf di Dinas PUBM Muratara.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Motif Suganda Bunuh Ibu dan Anak di Palembang Gegara Gaji Dibantah Suami Korban, Ini Penjelasannya

Palembang, KoranSN Tersangka Suganda (31) mengaku nekat menghabisi nyawa Wasilah (39) dan anaknya berusia 14 …

error: Content is protected !!