Terkait 11 Penambang Batubara Ilegal Tewas, Anita Noeringhati: Pengawasan Tambang Masih Rendah

Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati. (Foto-Anton/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati menyatakan keprihatinannya terhadap peristiwa longsornya tambang batubara ilegal di Kabupaten Muara Enim yang mengakibatkan 11 korban jiwa. Menurutnya, rendahnya pengawasan menjadi salahsatu penyebab mengapa peristiwa itu bisa terjadi.

“Sejak saya menjabat sebagai ketua Komisi IV DPRD Sumsel dulu, ilegal mining (pertambangan ilegal) ini selalu kami soroti, karena sepanjang yang kami lihat, aktivitas ini sangat merugikan dan berbahaya. Namun, harus diakui fungsi pengawasan di ESDM masih lemah,” ungkap Anita, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga :   Yansuri Minta A.W Nofiadi Segera Dipecat

Lemahnya fungsi pengawasan ini kata Anita, tidak terlepas dari permasalahan kewenangan, karena untuk permasalahan pertambangan ini, pengawasannya masih tersentral di pusat. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia
Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

6 Daerah Diverifikasi Sebagai Penerima Penghargaan Swasti Saba

Palembang, KoranSN Aspek lingkungan memberikan banyak dampak terhadap kehidupan makhluk hidup. Karena itu, dibutuhkan upaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.