Termakan Usia, Pompa PDAM Kembali Rusak

ilustrasi. (foto-net)

Lubuklinggau, KoranSN
Kendati pihak Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Tirta Bukit Sulap Kota Lubuklinggau telah beruasaha melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap sarana dan prasarana, namun kenyataannnya kondisi yang tidak diinginkan terus saja terjadi. Seperti yang terjadi sejak satu pekan terakhir ini, pendistribusian air bersih kepada 17.000 pelanggan sempat terhenti total.
Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap, Hj Ratna Mahmud menyatakan permohonan maaf. Hal ini seperti disampaikan Kabag Teknik, Hadi Purwanto, Senin (30/10/2017).
Hadi menjelaskan, terganggunya pendistribusian air ke pelanggan dikarenakan dua unit pompa penyedot air yang terdapat di Intake Kelingi mengalami kerusakan patah as, ditambah lagi kondisinya memang sudah tua termakan usia.
“Pompa lagi rusak sudah tiga hari, sedang dibawa ke bengkel, nanti Insya Allah normal lagi,” ujarnya.
Dengan kondisi tersebut Pihak PDAM telah melakukan langkah lain yakni, menggunkan sistem gravitasi. Dimana sumber air yang diambil langsung dari sumber air, dialirkan ke bak penampungan. Selanjutnya didistribusikan ke pelanggan.
“Kita atur dengan sistem pembagian pengaturan pintu air. Dibagi misalnya; di A, setelah itu di B,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, khusus di wilayah atau daerah yang tinggi seperti wilayah Selatan, Yos Sudarso dan Pelita, untuk pendistribusian air masih terganggu sehingga belum dapat teraliri. Namun, pihaknya berjanji akan segera melakukan perbaikan pada pompa secepaatnya.
“Minta maaf dengan konsumen dengan adanya gangguan ini,” ungkapnya.
Kedepan, pihak PDAM akan menyiapkan tiga unit pompa baru guna memback-up pompa yang sudah ada saat ini sebanyak dua unit. Dimana untuk pompa saat ini memiliki kemampuan sedot 80 liter perdetik. Sedangkan satu unit lagi memiliki kemampuan sedot 40 liter perdetik.
“Kedepan saya minta tiga (unit pompa),” tandasnya.
Sementara itu, Ibrahim Bastari, warga RT 09 Kelurahan Cereme Taba selaku pelanggan PDAM mengaku, akibat terhentinya air bersih tersebut terpaksa kalau tidak hujan ia meminta air kepada tetangga yang mempunyai sumur.
“ Ya, sudah hampir satu minggu ini air PDAM tidak mengalir, terpaksa minta sama tetangga yang punya sumur. Kalau hujan tidak turun, terpaksa mengambil air sumur di rumah tetangga, minta air sebelah rumah,” ujarnya. (rif)

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Kasi Datun dan Kasi PB3R Kejari PALI Berganti

PALI, KoranSN Terjadi rotasi di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI (Kejari PALI). Hal itu tampak …

error: Content is protected !!