Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Politik dan Pemerintahan / Teror Harimau: DPRD Lahat Himbau Masyarakat Tetap Tenang

Teror Harimau: DPRD Lahat Himbau Masyarakat Tetap Tenang

Fitrizal Homizi ST. (foto-ist)

Lahat, KoranSN

Ketua DPRD Lahat, Fitrizal Homizi ST menghimbau masyarakat untuk tetap tenang terkait adanya peristiwa serangan Harimau di kawasan Tugu Rimau Gunung Dempo Pagaralam, dan baru-baru ini juga terjadi kembali diatara Kecamatan Kota Agung perbatasan Lahat dan Kabupaten Muara Enim hingga memakan korban jiwa dan menjadi viral di Facebook, WhatsApp dan media sosial lainnya.

Menurutnya, berita ataupun pesan yang menyebar di media sosial menggambarkan munculnya keganasan Harimau Sumatera di berbagai lokasi, bahkan sudah tiga orang menjadi korban akibat serangan Harimau. Hal ini membuat masyarakat semakin resah, panik dan ingin menghabisi satwa yang dilindungi ini.

“Saya atas nama pimpinan beserta anggota DPRD Kabupaten Lahat, menghimbau agar masyarakat dapat lebih bijaksana dalam menyikapi, dan jangan mudah terpengaruh terhadap berita yang beredar mengenai kemunculan serta keganasan serangan Harimau. Serta tidak ikut-ikutan menyebarkan, apalagi kebenaran berita tersebut belum jelas,” katanya.

Baca Juga :   Dinilai Siap Pimpin Sumsel, Dodi Reza Berpeluang Menangkan Pilkada

Diungkapkannya, berdasarkan informasi dari BKSDA Sumsel jika lokasi munculnya atau lokasi terjadinya serangan Harimau kepada warga tersebut masih dalam habitat Harimau tersebut berada.

“Jadi hal ini bukan termasuk konflik antara manusia dan Harimau. Karena dapat dikatakan konflik antara manusia dan Harimau jika lokasi kejadian terdapat di luar habitat Harimau,” ungkapnya.

Menurutnya, sedangkan terkait temuan jejak di berbagai lokasi di Desa Singapore Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat, BKSDA Sumsel telah menurunkan tim untuk melakukan observasi.

“Sebagai wakil rakyat, selain melakukan observasi kami menyarankan kiranya BKSDA juga dapat memberikan sosialisasi edukasi kepada masyarakat agar tidak terjadi konflik antara manusia dan Harimau. Selain itu juga sampaikan kepada masyarakat untuk tip dan trik atau langka-langka yang harus dilakukan jika ketemu Harimau di tengah hutan,” jelasnya.

Baca Juga :   Provinsi Sumsel Segera Miliki Double - Decker Hydrogen Bus Mirip di London

Dilanjutkannya, untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat diharapkannya agar dapat berkoordinasi lebih inten dengan TNI Polri atau melalui Camat dan Kades untuk menghimbau masyarakat di sekitar lokasi kejadian penyerangan ataupun penemuan jejak agar warga tetap tenang, berhati-hati, waspada.

“Dan jangan trauma atau takut yang berlebihan dan untuk sementara tidak beraktivitas sendiri, kurangi aktivitas pada petang hingga malam hari, karena Harimau aktif pada waktu-waktu itu untuk mencegah gesekan antara manusia dan harimau sehingga tidak ada lagi korban selanjutnya,” tandasnya. (rob)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tuan Rumah Pertikara 2022 Jadi Prioritas

Palembang, KoranSN Mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya selaku …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.