Tersangka Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Alihkan Aset, Kejati Sumsel: Ada Ancaman Pidana Berat





Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH. (Foto-DedyKoranSN)

Palembang, KoranSN

KASI Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH, Minggu (19/9/2021) mengungkapkan, jika ada para tersangka dugaan korupsi Masjid Sriwijaya yang mengalihkan kepemilikan aset hingga saat perkaranya diputus tidak dapat menyerahkan aset untuk disita guna mengembalikan kerugian negara, maka akan ada ancaman hukuman pidana yang berat kepada tersangka tersebut.

Diungkapkannya, hukuman tambahan pidana tersebut tentunya akan dihitung dari jumlah besaran hukuman uang pengganti kerugian negara yang akan dijatuhkan Hakim dalam putusan di persidangan.

Baca Juga :   3 Jam Akhmad Najib Mantan Asisten Kesra Sumsel Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

“Misalnya, dalam perkara ini tersangkanya diputus atau divonis hukuman pidana 8 tahun penjara dan hukuman membayar uang pengganti kerugian negara Rp 20 miliar. Dari putusan tersebut aset tersangka akan disita untuk dilelang guna mengganti uang pengganti tersebut. Namun jika ternyata dari aset yang disita ini ada aset yang dilihkan hingga nilai aset tidak mencukupi Rp 20 miliar maka akan ada hukuman tambahan untuk tersangkanya, yakni 5 tahun penjara. Artinya, hukuman pidana 8 tahun ditambah hukuman 5 tahun sehingga total hukuman tersangka menjadi 13 tahun penjara,” papar Khaidirman. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Kalahkan Bekasi BVN 3-1, Palembang Bank SumselBabel Melaju ke Final Four

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ahli Terdakwa Eddy Cs: Kerugian Negara Perkara Masjid Sriwijaya Bukan Total Loss

Palembang, KoranSN DR Riad Horem selaku Ahli Pengadaan Barang dan Jasa yang dihadirkan Eddy Cs, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.