Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Headline / Tersinggung, Tukang Becak di 17 Ilir Dikeroyok dan Ditikam Hingga Tewas

Tersinggung, Tukang Becak di 17 Ilir Dikeroyok dan Ditikam Hingga Tewas

Kapolresta Palembang didampingi Kapolsek IT I saat menunjukkan barang bukti obeng dan pisau, yang digunakan kedua tersangka untuk menikam korban. (Foto-foto/Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Polsek IT I Palembang berhasil menangkap dua tersangka kasus pembunuhan tukang becak, Surya (47), warga Jalan KI Gede Ing Suro Kelurahan 30 Ilir, yang belum lama ini tewas bersimbah darah di Jalan Masjid Lama Kelurahan 17 Ilir Palembang.

Kedua tersangka tersebut yakni, Muhammad Ridwan alias Iwan Beo (40), warga Jalan KI Gede Ing Suro Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IT Palembang dan Saparudin alias Udin (34), warga Jalan Kapten Abdullah Lorong Perguruan Kecamatan Plaju Palembang.

Polisi terpaksa melumpuhkan kedua kaki tersangka, lantaran saat ditangkap keduanya berusaha melawan petugas dan hendak melarikan diri.

Dalam gelar tersangka dan barang bukti, Jumat (22/12/2017) di Mapolsek IT I, terungkap jika kedua tersangka mengeroyok dan menikam korban hingga tewas berawal dari tersangka Muhammad Ridwan alias Iwan Beo yang tersinggung dengan perkataan korban.

“Korban dengan saya sama-sama tukang becak yang sering mangkal mencari penumpang di lokasi kejadian. Selama ini korban selalu bercanda dengan saya, namun sebelum kejadian perkataan korban yang menyebut keluarga saya membuat saya tersinggung,” kata Muhammad Ridwan alias Iwan Beo.

Baca Juga :   Ngaku Diperintah Bupati Muba, Syamsudin Fei & Faisyar Minta Keringanan Hukuman
Tersangka Muhammad Ridwan alias Iwan Beo dan tersangka Saparudin alias Udin saat diamankan di Polsek IT I Palembang.

Masih dikatakan tersangka Muhammad Ridwan alias Iwan Beo, karena dirinya sakit hati atas perkataan korban maka ia mengajak temannya yakni tersangka Saparudin alias Udin untuk minum tuak yang ada di sekitaran lokasi kejadian.

“Usai minum tuak kami mabuk, lalu saya bercerita dan meminta bantuan Saparudin alias Udin jika saya mau berkelahi dengan korban. Kemudian kami mendekati korban yang saat itu korban sedang duduk di dalam becaknya,” jelasnya.

Menurutnya, saat mendekati korban ketika itulah ia dan tersangka Saparudin alias Udin langsung mengeroyok korban.

“Saya menusuk wajah korban menggunakan obeng yang sudah saya siapkan. Sedangkan Saparudin alias Udin menikam paha korban menggunakan pisau,” jelasnya.

Sementara tersangka Saparudin alias Udin mengaku khilaf menikam paha korban menggunakan pisau miliknya.

“Saya menyesal, sebab saat kejadian saya khilaf karena dalam keadaan mabuk tuak,” ucapnya singkat.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kapolsek IT I, Kompol Eddy Rahmat mengatakan, Kedua tersangka ditangkap setelah pihak kepolisian Polsek IT I Palembang melakukan penyelidikan dari olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Awalnya polisi menangkap tersangka Saparudin alias Udin, setelah dilakukan pengembangan polisi juga berhasil menangkap tersangka Muhammad Ridwan alias Iwan Beo.

Baca Juga :   Pemalak Sopir Truk di Prabumulih Ditembak

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kedua tersangka, diketahui jika motif mereka mengeroyok korban hingga membuat korban meninggal dunia, dilatarbelakangi permasalahan yang sepele yakini pasal ketersinggungan tersangka Muhammad Ridwan alias Iwan Beo terhadap perkataan korban, hingga akhirnya kedua tersangka mengeroyok dan menikam korban menggunakan obeng dan pisau,” jelasnya.

Lebih jauh Kopolresta menegaskan, kini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek IT I Palembang.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP serta Pasal 170 ayat (3) KUHP, yang ancaman pidananya maksimal hukuman mati,” tegas Kapolresta.

Diberitakan sebelumnya, Senin malam (18/12/2017) pukul 23.30 WIB korban Surya tewas usai ditikam senjata tajam oleh orang yang tak dikenal saat korban sedang berada di Jalan Masjid Lama Kelurahan 17 Ilir, Palembang.

Korban tewas dengan luka tusukan senjata tajam di bagian paha kanan serta luka sayatan di pipi.

Polisi yang medapati informasi kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), sementara jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan guna kepentingan penyelidikan. (ded)

Kapolresta Palembang saat mengintrogasi kedua tersangka.

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Polda Gerebek Home Industri Mie Formalin di Ilir Barat I

Palembang, KoranSN Setelah lima tahu beroperasi, home industri pembuatan mie basah yang mengandung formalin di …