Terungkap, Muslim Cyber Army Ternyata Mantan Saracen



Ilustrasi. (foto-net)

Jakarta, KoranSN

Sebuah fakta baru terungkap dari terbongkarnya kasus jaringan kelompok penyebar kebohongan, alias hoax yang mengatasnamakan Islam, Muslim Cyber Army.

Dari hasil penyelidikan, ternyata kelompok MCA memiliki hubungan dengan kelompok Saracen. Sebab, terungkap anggota MCA juga terdiri dari mantan-mantan kelompok Saracen.

Menurut Direktur Tindak Pidana Siber dari Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Fadil Imran, fakta ini terungkap ketika polisi mendalami penyelidikan hoax soal isu penyerangan dan penculikan ulama atau kiai.

“Dari upaya penindakan, kami lakukan analisis sampai penyerangan ulama. Dari klaster Jatim, Jabar, Banten, terlihat bahwa pelakunya ini terhubung satu sama lain. Pelaku-pelaku yang tergabung dalam MCA juga tergabung dengan klaster eks Saracen,” kata Fadil di Mabes Polri, Senin (5/3).

Atas temuan fakta ini, Kepolisian menyimpulkan bahwa ada kelompok tertentu yang memang sengaja mau membuat berita bohong.

“Ini menunjukkan bahwa pembentukan opini isu penyerangan ulama dilakukan oleh kelompok tertentu di dunia maya, internet, medsos,” katanya.

Baca Juga :   PT PPI Berbagi Rezeki ke Petani Sambut Hari Pelanggan Nasional

Saracen merupakan kelompok terorganisir yang menyebar berbagai berita bohong. Kelompok ini pernah diberangus polisi dengan cara menangkapi orang-orang penting di balik Saracen.

Ada sejumlah aktor Saracen yang ditangkap, di antaranya bernama Sri Rahayu, Tonong, MAH, dan wanita diduga penyandang dana bernama Asma Dewi. Mereka diringkus polisi pada pertengahan tahun 2017. (viva.co.id)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Lakukan Optimalisasi Sistem Pelaporan dan Pembaruan Legalitas PPNS

Jakarta, KoranSN Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan melalui Divisi Keimigrasian menunjukkan komitmen …

error: Content is protected !!