Tiba-tiba Banyak yang Buang Sampah Sembarangan!

ilustrasi tumpukan sampah
BILA dulu menyusuri jalan di Kota Palembang begitu menyenangkan, karena jalanan yang bersih, tak ada sampah, hingga orang sangat takut atau segan untuk membuang sampah ke sembarangan. Warga membuang sampah pada tempatnya, dan jarang sekali menemukan sampah dibuang sembarangan dari dalam mobil.

Tetapi saat ini, tiba-tiba sangat sering menemui orang yang membuang sampah sembarangan dari kendaraan. Tentu saja melihat kondisi tersebut, bagi kita yang ingin menjaga kota Palembang, menjadi kesal. Sementara yang membuang sampah dengan mulusnya melintas dan melajukan kendaraannya.

Ini adalah pekerjaan rumah utama bagi Pemkot dan tentunya warga Palembang. Harus dimulai dari lingkungan terkecil, keluarga, sekolah, RT. RW, kelurahan hingga kecamatan untuk memberikan pemahaman pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Citra Kota Palembang yang pernah meraih supremasi penghargaan sebagai kota terbersih harus dijaga dan dipertahankan.

Baca Juga :   Mencari Teman di Meja Makan Mudah, Tapi Mencari Teman Dikala Susah, Sulit!

Harus diberikan pemahaman yang mendalam untuk menjaga kebersihan dan tak membuang sampah sembarangan di tengah jalan. Bila perlu petugas Pol PP khusus ditempatkan untuk mengawasi kendaraan yang membuang sampah seenaknya. Untuk apa petugas kebersihan terus menyapu jalan, membersihkan sampah, menata taman-taman, tetapi kalau kebiasaan membuang sampah pada tempatnya tak ada. Harus ada sanksi bagi orang yang tak menghargai dan tak mau menjaga kota  ini.

Selain itu, kalau dulu kotak-kota sampah tersedia di banyak tempat, kini hal itu tak seperti dulu. Intinya bagaimana mau buang sampah, kalau kotak sampahnya tak ada. Pertanyaannya kemana kotak-kotak sampah itu saat ini? Kalau memang rusak atau hilang, harusnya dinas terkait menganggarkan untuk membeli yang baru.

Tak hanya itu, tugas Pemkot dan perangkatnya makin berat, karena bila kita menyusuri anak-anak sungai kini banyak yang penuh dengan sampah. Ternyata kebiasaan membuang sampah di sungai masih terus ada dan berlanjut. Padahal kalau sungai-sungai  terjaga kebersihannya, tentu sangat nyaman dan lingkungan otomatis menjadi indah.

Baca Juga :   Pesatnya Pembangunan Tak Diiringi dengan Kesadaran

Nah, tugas perangkat kelurahan dan kecamatan untuk memperbaiki kondisi ini. Kembalikan fungsi sungai seperti semula. Jangan sampai saungai dijadikan bak sampah besar untuk membuang tumpukan material tak berguna, membuang sampah basah, membuang sampah plastik. Berikan pemahaman lagi di institusi terbawah tentang pentingnya menjaga fungsi sungai. (***)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

UU Cipta Kerja: Surga atau Fatamorgana?

Penulis: Nizwar Affandi (Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia) TANGGAL 5 Oktober kemarin UU Cipta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.