Tiga Perampok dan Pembunuh Toke Kopi Pagaralam Masih Diburu









Kapolda Sumsel tampak geram saat mengintrogasi tersangka Wak Sapar. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aparat kepolisian Subdit III Jatantras Polda Sumsel saat ini masih memburu tiga pelaku perampok dan pembunuhan Toke Kopi Pagaralam Darul Kutni (49). Ketiga pelaku yang diburu tersebut yakni; Mirdan Sudianto alias Wak Sikil, Lan alias Wak Lan dan Gunawi alias Wak Gun.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (7/12/2017) mengatakan, jumlah tersangka dalam kasus perampokan dan pembunuhan toke kopi Pagaralam yakni tujuh orang. Sedangkan yang kini telah ditangkap berjumlah empat tersangka.

“Jadi, masih ada tiga pelaku lainnya yang kini masih diburu oleh anggota di lapangan,” tegas Kapolda.

Diketahui, pihak kepolisian telah kembali menangkap salah satu tersangka yakni, Saparudin alias Wak Sapar (35), warga Desa Sira Pulau Klip Kecamatan Rantai Alai Kabupaten Ogan Ilir. Tersangka yang memiliki peran sebagai eksekutor dengan meletuskan senjata api hingga membuat korban tewas ini ditangkap di kediamannya, Kamis (30/11/2017) pukul 03.00 WIB.

Baca Juga :   Polres Muba Tak Segan Tindak Tegas Pelaku 3C

Bukan hanya itu, sebelumnya polisi juga telah menangkap tiga tersangka lainnya mereka yakni; Misgianto alias Blewong (33) warga Dusun IV Tri Tunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Banyuasin, Eko Riyadi (30), warga Jalan Tebat Serai Kelurahan Kota Medan Kabupaten Manna Provinsi Bengkulu dan tersangka Gusti alias Komeng, (35) warga Desa Lubuk Seburuk Kecamatan Lempuing Jaya OKI.

Diberitakan sebelumnya, perampok berjumlah tujuh orang, Sabtu 6 Agustus 2017 sekitar pukul 02.30 WIB telah melakukan aksi perampokan di kediaman korban Darul Kutni di RT 03 RW 01 Bandar Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Dalam perampokan tersebut para perampok menyekap dan menganiaya semua penghuni rumah hingga menembak mati korban Darul Kutni.

Baca Juga :   Dua Oknum TKS Pemkab Lahat Diduga Tertangkap Kasus Narkoba

Adapun modus perampok dalam melancarkan aksinya yakni dengan mengepung rumah korban, kemudian mendobrak pintu rumah. Lalu para perampok masuk ke dalam rumah dan menembak korban Darul Kutni. Setelah itu, kawanan perampok ini mengambil uang Rp 500 juta milik korban yang merupakan uang hasil penjualan kopi. (ded)











Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polres OKU Patroli di Objek Wisata Goa Putri

Ogan Komering Ulu, KoranSN Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) melakukan patroli di objek wisata …

error: Content is protected !!