Tim Gabungan Amankan Lokasi Jatuhnya Helikopter di Lombok





Helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air yang terjatuh di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). (foto-antaranews)

Mataram, KoranSN

Lokasi jatuhnya helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat kini dijaga tim gabungan mulai dari kepolisian, TNI, Lanud Rembige dan Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA).

“Lokasi tempat jatuhnya helikopter sudah diamankan dengan melibatkan unsur kepolisian, Kodim Lombok Tengah, Lanud Rembige dan AP I,” ujar Kapolres Lombok Tengah AKBP Budi Santoso, Minggu (15/7/2019).

Baca Juga :   Presiden Jokowi Jajal Sirkuit Mandalika dengan Motor Balap Modifikasi

Ia menyatakan, penjagaan akan tetap dilakukan hingga berakhirnya investigasi oleh tim Komite Nasional Keselamatan Transfortasi (KNKT).

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, terkait persiapan investigasi nanti oleh KNKT,” terang Budi Santoso.

Menurutnya, untuk proses evakuasi penumpang sudah selesai dilakukan dan seluruh penumpang sudah di rawat di RSUD Praya di Kabupaten Lombok Tengah.

“Saat ini mereka yang menjadi korban sudah di rawat di RSUD Praya,” katanya.

Sebelumnya, Helikopter berpenumpang tiga warga negara asing (WNA) dilaporkan jatuh di luar pagar Bandara Internasional Lombok, NTB, Minggu sore.

Baca Juga :   Pemerintah Ingin UHN di Bangli jadi Barometer di Asia dan Dunia

Dari informasi Angkasa Pura di Lombok, Minggu sore, menyebutkan helikopter jatuh di luar pagar bandara, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

Operator helikopter itu, PT Carpediem Air Type a/c: B206L4 , Registrasi PKCDV.

Pilot Heli nahas itu, Kustiyadi sedangkan tiga penumpangnya, Luka Marie asal Jerman, Nicholas Alexander asal Inggris, dan Donoso Lillo asal Chile.

Terakhir contact tower pukul 14.03 WITA, pukul 14.30 Tim ARFF sudah tiba di lokasi musibah yang terdiri kendaraan utility dan ambulans dengan kekuatan personel 10 orang.

Pada 15.03 WITA, dua pasien yang luka ringan dibawa ke RS Praya.

“Pukul 15.04 WITA penumpang yg terakhir dievakuasi dari lokasi kecelakaan menggunakan ‘spinal strecer’,” katanya. (Antara/ags)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Rangkaian Acara Puncak HUT ke-44 Dekranas Tembus Penjualan Rp 4,3 Miliar

Surakarta, KoranSN Rangkaian Acara Puncak HUT ke-44 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) telah berakhir, Sabtu malam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!