Tim Gunung Api Indonesia Sebut Gunung Dempo Masih Status Waspada







Warna kawah berubah juga pernah terjadi di Gunung Batur karena arus konveksi yang menyebabkan material dasar kawah danau terangkat seperti diaduk, yakni arus konveksi berkaitan dengan temperatur yang lebih tinggi naik ke atas, kemudian suhu di atasnya yang rendah berada di bawah keadaannya seperti berputar yang menyebabkan material berubah menjadi warna coklat tanah.

Ia menambahkan saat ini terjadi gempa-gempa di kawasan Gunung Dempo pada permukaan dangkal, contohnya adanya low frekuensi gempa vulkanik dalam dan juga tektonik. Namun yang masih secara intens tremor dengan amplitudo dominan sebesar 0,5 milimeter.

“Kami mengarahkan ke masyarakat, pendaki, ataupun wisatawan, untuk tidak melakukan aktivitas pendakian mendekati, bahkan radius satu kilometer dan arah bukaan kawah atau sisi utara sejauh dua kilometer,” katanya.

Menurutnya, kawah pusat letusan terdapat gas berbahaya dan kebanyakan mengandung racun serta bahaya saat terhisap. Pihaknya juga akan melakukan modernisasi alat pemantauan di Gunung Dempo. (Antara/andi)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Puncak Peringatan Hari Kekayaan Intelektual 2024, Kanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri Forum Indikasi Geografis Nasional

Jakarta, KoranSN Mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ika Ahyani Kurniawati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!