Timwas Pantau Pembangunan Jalan Irigasi Ayek Lematang

Tim pengawas pembangunan irigasi Lematang melakukan pemantauan proses pembangunan jalan.
Tim pengawas pembangunan irigasi Lematang melakukan pemantauan proses pembangunan jalan.

Pagaralam, SN

Tim pengawas (Timwas)  pembangunan irigasi Ayek Lematang berlokasi di Dusun Semidang Alas, Kelurahan Jokoh, Kecamatan Dempo Tengah, terdiri dari Dandim O405 Letkol Serihartono, Kadis Hutbun Ir Sarbani, Kapolsek Dempo Utara Ipda Jatrat Tunggal, dan Camat Dempo Tengah Dra Rismawati, memantau pembangunan jalan menuju irigasi yang akan menelan dana Rp 273 miliar sepanjang 2 Km.

Kadishutbun Kota Pagaralam Ir M Syarbani didampingi Kabid Inventarisasi dan Tata Guna Hutan Agus Budiman SP mengatakan, setelah dilakukan survei, pembukaan jalan menuju bendung masih ada terkendala sehingga perlu dilakukan upaya lain.

“Jalur yang akan dilalui dan untuk pembuatan jalan menuju bendungan terdapat tebing dan jurang termasuk penggunaan hutan lindung, sehingga perlu kita kaji lagi, sehingga pembuatan  jalur baru atau alternatif, harus kita usulkan kembali  ke pusat,” kata dia, Minggu (10/1).

Baca Juga :   Tak Mendukung Keputusan Partai, Nasdem Ancam Pecat Kader

Luas bendungan untuk  pembangunan irigasi Ayek Lematang,  kata Sarbani,   mencapai 19,47 hektare. “Sebagian lokasinya masuk hutan lindung dan kita akan usulkan lagi ke Kementrian Kehutanan,” kata dia lagi.

Pembangunan akses menuju bendungan kemungkinan tertunda pengerjaannya, pihak  PT Nindia Karya, masih mencari alternatif jalan yang medannya tidak terlalu sulit di lalui.

Sementara Kepala Dinas PU Kota Pagaralam Hariadi Razak mengatakan, tahap awal pembangunan irigasi Ayek Lematang sudah berjalan dengan dibuka akses jalan untuk pengangkutan material dan termasuk bahan bangunan lainnya menuju lokasi irigasi.

“Pembangunan akses jalan masuk menuju bendungan dengan radius sekitar 2 Km, pihak pelaksana (kontraktor, red) dari PT Nindia Karya, akses menuju bendungan sudah dirintis jalan berupa tanah sejauh sekitar 250 meter,” ungkap dia.

Baca Juga :   2 Pendaki Gunung Dempo Pingsan Akibat Tersesat

Dia mengatakan, proyek ini sudah  berjalan sejak beberapa minggu ini, melibatkan tim pengawas (timwas) melibatkan TNI dari Kodim 0405 Lahat, polsek Dempo Tengah, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Kecamatan Dempo Tengah, beserta ketua RT/RW setempat.

“Memang ada lahan akses jalan menuju bendungan irigasi  terdapat medan dengan kemiringan curam sehingga harus ada alternatif dan untuk ini sudah dikoordinasikan dengan pihak pelaksana pembangunan termasuk penggunaan lokasi hutan lindung akan  koordinasikan dengan Dinas Kehutanan,” tandasnya. (asn)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Seminggu Dirawat di Rumah Sakit, Pasien Corona di Pagaralam Meningal Dunia

Pagaralam, KoranSN Setelah dilakukan isolasi dan perawatan sekitar satu minggu di Rumah Sakit Daerah (RSD) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.