Tips IFC Agar Pelaku Industri Fesyen Indonesia Tetap Berdaya Saing





Ilustrasi. (foto-antaranews)

Jakarta,KoranSN

National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma berharap para pelaku industri fesyen di tanah air bisa bertahan di tengah persaingan saat ini seiring pandemi COVID-19 selama beberapa waktu terakhir.

Dia mengatakan, kolaborasi dan penerapan konsep sustainable baik itu dari sisi material dan manufaktur bisa menjadi salah satu kuncinya.

“Mau enggak mau berkomunikasi dengan teknologi, mengedepankan produk sustainable baik dari segi material maupun di manufaktur atau prosesnya. Kolaborasi kunci kesuksesan ke depan baik sesama industri maupun antar industri, utamakan produk yang lebih cepat terjual,” kata dia di sela Virtual Launching ESSENCE 2020 & MUFFEST 2021, Rabu.

Menurut dia, konsep sustainable yang diharapkan menjadi gaya hidup masyarakat saat ini bisa mempunyai nilai branding yang bagus.

Baca Juga :   Enam Vitamin Terbaik untuk Halau Influenza

Selain itu, pertimbangkan mengusung konsep see now by now yang memungkinkan para pelaku industri memamerkan hasil karyanya selama pameran berlangsung. Hal ini mengharuskan mereka memproduksi karya secara cepat namun tetap harus berkualitas.

Konsep see now by now juga mengangkat konsep seasons less collection yang artinya tidak lagi berkiblat pada spring and summer di Eropa dan Amerika untuk mengeluarkan karya desain.

“Ke depannya (konsep spring and summer) sudah tidak terlalu penting, konsep see now by now akan mengubah pelaku (industri fesyen) harus melayani keperluan konsumen baik di musim dingin maupun panas, ada strategi tertentu,” papar Ali.

Hal lainnya, pertimbangkan pemasaran langsung baik ritel maupun wholesale dengan desain karya yang mengutamakan kenyamanan dan kualitas produk yang baik.

Baca Juga :   Huawei MatePad Siap Tunjang Produktivitas Dengan Fitur Layaknya Laptop

“Kualitas itu syarat berjualan, pemasaran direct lalu desain yang mengutamakan kenyamanan,” kata Ali.

IFC tahun depan akan kembali menyelenggarakan ajang Muslim Fashion Festival (MUFFEST) yakni pada 18 -21 Februari, di Jakarta Convention Centre (JCC). Khusus para pelaku industri fesyen yang akan bergabung tahun depan, pihak IFC akan mengadakan workshop untuk memberi gambaran sekaligus tips agar produk mereka tetap punya daya saing. (antara/ima)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bamsoet: Kreativitas dan Karya Anak Bangsa Harus Terus Didukung

Jakarta, KoranSN Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!