Titik Macet Pindah ke Jalan KH Ahmad Dahlan



Fahlevi Maizano. (foto-dok/anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Uji coba sistem satu arah (one way) di Jalan POM IX dan Jalan Dhani Effendi (Radial) yang mulai dilakukan Rabu (8/11/2017) dinilai hanya memindahkan titik kemacetan saja. Dari sebelumnya titik macet berada di Jalan Dhani Effendi pindah ke ruas Jalan KH Ahmad Dahlan.

Demikian penilaian dari Anggota DPRD Sumsel Fahlevi Maizano, yang ditemui, Kamis (9/11/2017).

“Pada prinsipnya saya setuju dilakukan uji coba seperti ini, tapi saya melihat terjadi pemindahan titik kemacetan terutama di ruas jalan KH Ahmad Dahlan,” ujarnya.

Menumpuknya kendaraan di Jalan KH Ahmad Dahlan ini tidak terlepas dari beberapa faktor, diantaranya ruas jalan yang sempit sementara kendaraan dari arah Ulu menuju Ilir terkonsentrasi melewati jalan itu, kemudian banyaknya kegiatan masyarakat di daerah itu, seperti sekolah dan pasar (Gubah), termasuk tempat ibadah.

“Titik macet ini diperparah dengan minimnya petugas dalam mengatur lalu lintas di ruas jalan itu. Oleh karena itu, petugas atau pihak terkait kita minta berkonsentrasi mengatur arus lalu lintas di Jalan KH Ahmad Dahlan itu,” ungkap Fahlevi.
Senada, Ketua Komisi IV DPRD Sumsel Anita Noeringhati menilai, uji coba one way belum efektif dan membingungkan masyarakat.

“Saya sangat mengerti langkah yang dilakukan oleh dinas perhubungan dan dinas terkait yang menerapkan sistem one way hanya untuk mengurai kemacetan. Namun, sebagai pengguna jalan yang setiap hari selalu melintas di jalan POM IX dan Radial, saya nilai hal tersebut masih belum efektif,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan penerapan sistem one way di jalan POM IX memang membuat arus lalu lintas jadi lancar. Namun, dampaknya ke jalur yang dari arah bukit malah terjadi kemacetan.

Baca Juga :   Sekda Palembang Ratu Dewa: Pentingnya Sinergi di Lapangan

“Harusnya dilakukan survei terlebih dahulu untuk jalur yang memang jadi penyebab kemacetan setiap harinya. Contoh saja dari arah bukit itu tiap hari macet, sekarang malah lebih macet pasca diterapkannya satu arah di POM IX dan Jalan Radial,” tukas Politisi Partai Golkar ini.

Ia meminta dinas terkait melakukan kajian ulang terhadap sistem satu arah tersebut. Selain itu, untuk uji coba penerapan sistem satu arah jangan terlalu lama agar lebih mudah untuk dievaluasi.

“Uji coba itu satu minggu saja, kalau kira-kira tidak ada perubahan baik harus dilakukan evaluasi. Sosialisasi kepada masyarakat juga harus lebih detail, jangan cuma memberi tahu lewat media sosial saja. Jadi masyarakat juga lebih paham,” ujarnya. (awj)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Siapkan Renstra Tahun 2025-2029, Kemenkumham Sumsel-DJKI Himpun Aspirasi Publik

Palembang, KoranSN Kanwil Kemenkumham Sumsel bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menggelar Penghimpunan Aspirasi Publik …

error: Content is protected !!