Tujuh Pekerja Medis Somalia Tewas Usai Diculik Kelompok Bersenjata

Sekelompok pria bersenjata dari kelompok teror Al Shabaab Somalia menyerang pusat perbelanjaan eksklusif Westgate, Nairobi, Kenya sehingga menciptakan tragedi besar di negeri ini. (foto-antaranews)

Mogadishu, KoranSN

Tujuh pekerja medis dan satu warga sipil tewas di sebuah desa bagian utara ibu kota Somalia usai diculik kelompok bermasker dengan seragam militer pada Rabu, menurut direktur kelompok bantuan setempat pada Kamis (28/5/2020).

“Kelompok bermasker yang dilengkapi senjata menculik tujuh pekerja medis kami dan satu warga sipil dari pusat kesehatan yang dikelola Zamzam Foundation sekitar pukul 1 siang kemarin. Kami menerima jasad mereka hari ini,” kata Omar Jamac, direktur yayasan kepada Reuters, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga :   Pria Penerobos Pintu Gerbang Istana Buckingham Ditahan

Peristiwa itu terjadi di desa Galooley di pinggiran distrik Balad, 30 km utara Mogadishu.

Belum diketahui pasti siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut, yang terjadi beberapa hari pascabentrokan antara pasukan keamanan dan gerilyawan kelompok al Shabaab terkait al-Qaida.

Selain untuk pelayanan kesehatan, Zamzam Foundation, yang dibentuk pada 1992, juga ikut memberikan edukasi, merawat anak yatim dan menciptakan perdamaian.

Sejak 2008 al Shabaab berupaya untuk menjatuhkan pemerintah pusat Somalia dan mendirikan pemerintahannya sendiri berdasarkan penafsiran sendiri tentang hukum syariah Islam.

Baca Juga :   Kapal Perang AS Berlayar Melalui Selat Taiwan Pada Hari Tiananmen

Somalia terpecah akibat konflik sejak 1991 ketika panglima perang berbasis klan menggulingkan diktator Siad Barre dan kemudian saling berperang. (Antara/Reuters/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Korupsi, Dua Putra Eks Presiden Panama Ditangkap di Guatemala

Guatemala City/Panama City, KoranSN Dua putra mantan presiden Panama, Ricardo Martinelli, ditangkap di Guatemala City, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.