Tukang Ojek Langganan Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur

TERSANGKA-Andri Wijaya saat diamankan. foto-siryanto/koransn.

Banyuasin,koranSN
Jajaran Unit Perlindungan Anak dan Permpuan (UPPA) Polres Banyuasin, Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 19.00 WIB berhasil menangkap Andri Wijaya (36), yang merupakan tersangka dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, sebut saja Bunga (10).

Tersangka yang tak lain langganan ojek yang kerap mengantar korban pergi ke sekolah ini ditangkap pihak kepolisian setelah Ibu korban membuat laporan ke Mapolres Banyuasin. Dihadapan petugas kepolisian, tersangka Andri Wijaya mengaku jika perbuatan yang dilakukannya hanya sebatas memegang bagian vital korban setiap dirinya mengantar korban ke sekolah. Perbuatan tersebut dilakukannya ketika ia dan korban berada di atas kendaraan sepeda motornya.

Baca Juga :   Wakil Bupati Banyuasin Hadiri Pelepasan 145 Siswa SMA Plus Negeri 2

“Perbuatan cabul itu saya lakukan 10 kali, sejak mengantarkan korban. Saya mengakui perbuatan saya sesuai yang telah dilaporkan oleh pihak korban,” ujarnya.Sementara Kapolres Banyuasin, AKBP Andri Sudarmadi melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Satya dan didampingi Kanit PPA, Ipda Marlina membenarkan jika pihaknya sebelumnya telah menerima laporan dari korban pencabulan. Dari laporan korban tersebutlah kemudian dilakukan penyelidikan hingga akhirnya polisi berhasil menangkap tersangka Andri Wijaya di kediaman tersangka.

“Kini tersangka sudah diamankan dan tersangka dijerat Pasal 82 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. Selain itu, saat ini kita juga masih melakukan proses pengembangan kasusnya,” tandasnya. (sir)

Baca Juga :   Hindari Lobang, Fuso Masuk Parit
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

HAB ke-75, Askolani Tekankan Toleransi dan Kerukunan Umat

Banyuasin, KoranSN Momentum peringatan Hari Amal Bhakti ke-75 Kementerian Agama RI tahun 2021 ini, Menteri …