Tumpukan Eceng Gondok dan Sampah Warnai Sungai Musi

Tumpukan Eceng Gondok berada di aliran Sungai Musi, Minggu sore (15/10/2017). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Keberadaan tumpukan Eceng Gondok atau tumbuhan yang memiliki bahasa latin Eichhornia Crassipes di sekitar perairan Sungai Musi, dianggap telah mencoreng wajah wisata sungai di Kota Palembang.

Pasalnya, selain tidak enak dipandang mata, tumpukan tanaman Eceng Gondok dikhawatirkan dapat membawa wabah penyakit bagi warga sekitar aliran Sungai Musi. Hal ini dikarenakan tumpukan Eceng Gondok ini bercampur dengan sampah-sampah plastik lainnya, yang bukan tidak mungkin akan menjadi sarang jentik-jentik nyamuk demam berdarah.

Tak hanya itu, meskipun sebagian kalangan menganggap ini sepele, namun bukan tidak mungkin keberadaan Eceng Gondok dan sampah tersebut dapat memberi penilaian buruk bagi Kota Palembang, yang nantinya akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar Asian Games 2018 mendatang.

Pantauan Suara Nusantara, Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 16.30 WIB di Dermaga 10 Ulu Palembang, terlihat banyaknya Eceng Gondok dan sampah yang menumpuk di perairan Sungai Musi. Hal ini tentunya menjadi pandangan tidak menyedapkan bagi warga Palembang yang sedang berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

Anita (17), salah seorang remaja putri yang sedang menikmati sore hari di Dermaga 10 Ulu Palembang mengaku risih dengan keberadaan tumpukan Eceng Gondok dan sampah-sampah tersebut.

Baca Juga :   Penyelundupan 5 Ton Minyak Illegal Digagalkan

“Sebenernya lokasi ini bagus sih Mas, untuk santai atau sekedar menikmati udara sore hari. Namun sayang, pemandangannya dirusak dengan banyaknya tumpukan sampah itu. Seharusnya, peran pemerintah sangat diperlukan dalam menjaga kebersihan sungai. Apalagi, bentar lagi Palembang menjadi tuan rumah ajang bergengsi Asian Games, nanti malu jika para tamu melihat Sungai Musi kotor dengan sampah-sampah ini,” katanya saat dibincangi Suara Nusantara.

Tak hanya itu, Nurjanah (36), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang bermukim di sekitar lokasi aliran sungai juga mengaku, resah akan banyaknya Eceng Gondok menumpuk bersama sampah plastik lainnya di aliran sungai.

“Saya khawatir saja Dek! Akan banyaknya tumpukan sampah ini. Saya takut akan menjadi sarang nyamuk pembawa penyakit. Pemandangan seperti ini hampir setiap hari dirasakan warga sekitar sungai. Kami berharap kesemrawutan sampah ini bisa segera ditanggulangi dinas terkait atau Pemerintah Kota Palembang,” jelas ibu dua anak ini.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota palembang, Saiful ketika dikonfirmasi menuturkan, untuk masalah sampah dan Eceng Goncok yang ada di pinggiran perairan Sungai Musi sebenarnya wewenang ada pada Balai Besar. Namun pihaknya akan tetap membersihkan sejumlah wilayah yang ada di seputaran Kota Palembang termasuk aliran sungai, seperti di wilayah Benteng Kuto Besak (BKB) serta kawasan Sekanak.

Baca Juga :   Muslim Tewas di Dalam Mobilnya

Menurutnya, tanaman Eceng Gondok ini muncul akibat pasang surutnya air yang sering terjadi di perairan Sungai Musi. Misalnya, dari daerah hulu. Jadi bisa dikatakan, Eceng Gondok tersebut datang dari sejumlah daerah di Sumsel.

“Meskipun demikian, kami akan membantu membersihkannya dan kami harap agar masyarakat juga membantu, karena ini semata untuk keindahan Kota Palembang,” tandasnya. (den/rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tombak & Peluru Diamankan Densus 88 Terkait Penangkapan Terduga Teroris di Talang Kelapa

Palembang, KoranSN Rizwan (53), Ketua RT 13 Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang saksi …