Udara di Sumsel Zona Merah!



Satgas Karhutla saat memadamkan Karhutla di OKI. (foto-bpbd kabupaten oki)

Palembang, KoranSN

Kabut asap dari kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di sejumlah daerah di Sumsel mengakibatkan kualitas udara, Selasa (15/10/2019) berada di zona merah dengan katagori sangat tidak sehat.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori.

Menurutnya, berdasarkan alat pemantau kualitas udara AQMS (Air Quality Monitoring System) untuk Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada 15 Oktober 2019 berkatagori sangat tidak sehat.

“Jadi pada hari Selasa ISPU berada di katagori sangat tidak sehat,” terangnya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Sumsel hingga saat ini masih tetap terjadi di Sejumlah daerah. Bahkan kebakaran lahan yang terjadi semakin meluas.

“Dalam satu hari ini saja terdapat 43 lokasi kebakaran lahan dan hutan di sejumlah daerah di Sumsel,” katanya.

Dijelaskannya, adapun 43 lokasi lahan yang terbakar tersebut terdiri dari; di Banyuasin Karhutla terjadi di kawasan Taman Nasional Sembilang, Santansari Sembawa, Suka Mulya Betung, Tanah Pilih dan Rambutan. Kemudian Karhutla juga terjadi di Musi Banyuasin (Muba), yang lokasi lahan terbakar yakni di kawasan Babat, Lalan, Kepayang, Muara Merang, Pulai Gading Bayung Lencir, Senawar Jaya Bayung Lencir, Babat Toman dan dua titik Karhutla yang berbeda di kawasan Muara Medak Bayung Lencir.

Baca Juga :   Bangun Pos Pantau, Cegah Karhutla

“Selain itu, Karhutla terjadi di Beringin Sakti Rawas Ilir Kabupaten Muratara. Lalu Karhutla pun terjadi di Musi Rawas yang lokasinya yakni di Karang Dapo, Marga Puspita Megang Sakti, Pulau Panggung Muara Kelingi, Petar Dalam Sungai Rotan. Kemudian Karhutla kembali terjadi di Muara Enim, yang kali ini lokasi lahan yang terbakar yakni di kawasan Teluk Limau dan Gelumbang,” jelasnya.

Masih dikatakannya, untuk di Ogan Ilir Karhutla juga masih terjadi, dimana lokasi lahan yang terbakar berada di kawasan Kebun Raya, Lorok Indralaya, Sungai Rambutan Indralaya Utara, Indralaya dan Pemulutan Barat.

“Sementara di OKI titik kebakaran lahan semakin meluas. Adapun lokasi Karhutla di OKI yakni di Mekarsari, Tanjung Lubuk, Pedamaran, Mulya Guna Teluk Gelam, Panca Warna, Cinta Jaya Pedamaran, Pampangan, Pulu Beruang. Kemudian terdapat dua titik kebakaran lahan di Tulung Selapan serta dua titik lahan berbeda di Pangkalan Lampam. Bukan hanya itu, di kawasan Sungai Pasir Cengal juga terdapat tiga titik lahan terbakar yang lokasinya berbeda-beda. Selain itu, juga terjadi dua lahan yang terbakar di Sungai Menang OKI,” paparnya.

Baca Juga :   Ajang Pencarian Bakat Hadir di Palembang

Lebih jauh dikatakannya, hingga kini Satgas Karhutla Sumsel melakukan upaya pemadaman di semua titik kebakaran lahan yang terbakar tersebut.

“Dalam pemadamannya selain dilakukan oleh Satgas Darat juga dilakukan oleh Satgas Udara dengan mengerahkan helikopter water bombing,” pungkas Ansori. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

DPRD Palembang Minta Pemkot Segera Cairkan Insentif Nakes

Palembang, KoranSN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang meminta Walikota Palembang untuk segera mencairkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.