ULM Ajarkan Petani Kalsel Cara Buat Produk Hilir Kelapa Sawit





Para petani saat diajarkan pembuatan produk hilirisasi kelapa sawit oleh tim dari Pusat Studi Kelapa Sawit Kalimantan, ULM. (Foto-Antara)

Pelaihari, KoranSN

Pusat Studi Kelapa Sawit Kalimantan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Kementerian Keuangan mengajarkan para petani di Kalimantan Selatan (Kalsel) teknologi guna menciptakan produk hilir kelapa sawit.

“Produk yang kami kenalkan produksi minyak sawit perawan atau minyak sawit merah serta produk turunan lainnya berbasis virgin palm oil (VPO) seperti pelembab bibir, sabun padat, sabun cair, bumbu masak habang, dan saus salad,” kata Ketua Pusat Studi Kelapa Sawit Kalimantan ULM Susi, STP di Pelaihari, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga :   Warga Ternate Diminta Waspadai Bencana Tanah Longsor

Bertempat di Hotel Sinar Terang Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, workshop atau pelatihan pembuatan produk hilirisasi sawit selama dua hari sejak Selasa (20/9/2022) dan Rabu (21/9/2022) diikuti puluhan petani dari beberapa desa di Kabupaten Tanah Laut yaitu Desa Jilatan, Desa Batalang, Desa Damarlima dan Desa Damit serta petani kelapa sawit perwakilan dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo).

Alan Dwi Wibowo, STP, MT selaku ketua pelaksana berharap peserta dapat menularkan ilmunya kepada petani kelapa sawit lainnya yang kemudian mampu menghasilkan produk hilir kelapa sawit secara mandiri bernilai tambah. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Bupati Gorontalo Resmikan Rumah Layak Huni Bantuan Swadaya





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Unsoed Perkenalkan Teknik Shibori Kepada Pembatik di Banyumas

Purwokerto, KoranSN Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto memperkenalkan teknik shibori …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!