Ungkap Pelaku Penembakan Pos Polisi Simpang Charitas, Penyidik Ambil Rekaman CCTV di Mabes







Kombes Pol Raden Slamet. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Direkrut Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso, Rabu (12/7/2017) mengatakan, penyidik saat ini telah berangkat ke Mabes Polri untuk mengambil rekaman CCTV lampu merah Simpang Charitas guna menungkap pelaku penembakan Pos Polisi Lalu Lintas 408 menggunakan airsoft gun.

Diungkapkan Raden, pengambilan rekaman CCTV tersebut dikarenakan untuk semua CCTV yang ada di setiap lampu merah di Kota Palembang tidak direkam di Ditlantas Polda Sumsel melainkan rekaman CCTV berada di Mabes Polri.

“Kalau di Ditlantas Polda Sumsel hanya sebagai tempat memonitor semua CCTV tersebut saja. Sebab rekaman CCTV se- Indonesia semuanya terkoneksi di Mabes Polri jadi di sana (Mabes) yang hanya ada rekaman CCTV nya. Dari itulah penyidik diberangkatkan ke Mabes Polri untuk mengambil rekamannya,” katanya.

Baca Juga :   Hj Nurdiana Tergeletak Bersimbah Darah

Masih dikatakan Raden, dirinya belum dapat memastikan apa sebenarnya motif dari penembakan tersebut. Sebab kasus penembakan kini masih dilakukan penyelidikan oleh Polresta Palembang.

“Masih diselediki jadi kita belum tahu apa sebenarnya motif dari penembakan tersebut. Selain itu, kita juga akan memeriksa petugas Sat Lantas yang bertugas di pos tersebut, ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan jika ada orang yang merasa tidak senang lantaran ditilang,” tandasnya.

Diketahui, Selasa pagi (11/7/2017) sekitar pukul 04.30 WIB Pos Polisi Lalu Lintas 408 Simpang Charitas Palembang mendapat teror tembakan airsoft gun yang dilakukan orang tak dikenal. Meskipun kaca bagian depan pos tidak pecah akibat tembakan namun bekas tembakan meninggalkan lubang kecil di kaca.

Baca Juga :   MKMK Jatuhkan Sanksi Teguran Lisan Kepada Enam Hakim Konstitusi

Tekait penembakan tersebut,Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Mayoto mengungkapkan, usai mendapati laporan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

“Hasil olah TKP, penembakan tersebut bukan menggunakan senjata api (Senpira) melainkan mengunakan airsoft gun. Sebab, dari olah TKP tidak ditemukan bubuk mesiunya, anggota hanya mendapati gotri airsoft gun saja,” ungkap Kapolda.

Kapolda menilai jika pelaku penembakan Pos Polisi Lalu Lintas Simpang Charitas tersebut sudah keterlaluan. Dari itulah ia memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan guna menangkap pelakunya.

“Itu (pelakunya) orang iseng tapi keterlaluan nanti ketangkap kita proses hukum. Kejadian ini sama seperti kejadian di Jakarta beberapa bulan lalu, dimana pelakunya juga sama menembak pos polisi menggunakan airsoft gun,” pungkas Kapolda. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Sumsel Tunggu Hasil Penelitian Kelengkapan Berkas Empat Tersangka Dugaan Korupsi Jargas SP2J Palembang dari JPU

Palembang, KoranSN Polda Sumsel saat ini masih menunggu hasil penelitian kelengkapan berkas perkara empat tersangka …

error: Content is protected !!