Ungkap Tersangka Baru, Penyidik Dalami OTT Disdik Sumsel



Agung Budi Maryoto. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Untuk mengungkap dugaan tersangka baru dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan kasus pungutan liar (Pungli) sertifikasi guru di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel saat ini masih terus mendalami penyidikan. Demikian dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, kemarin.

Diungkapkan Kapolda, untuk sementara ini baru tiga tersangka yang telah ditetapkan. Mereka yakni, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel berinisial ‘SE’ dan Kepala Seksi (Kasi) PTK SMA Disdik Sumsel, ‘KN’ dan Staf PTK Disdik Sumsel, ‘A’.

“Jadi sementara ini baru tiga tersangka. Sedangkan untuk tersangka barunya masih didalami penyidik, apabila dalam pendalaman ditemukan alat bukti keterlibatan pihak lainnya, tentunya juga kita proses hukum,” tegas Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, dalam pendalaman penyidikan tersebut penyidik Ditreskrimum Polda Sumsel akan memeriksa sejumlah saksi dari
Dinas Pendidikan Sumsel yang mengetahui perkara ini.

“Semua pihak terkait akan kita panggil dan akan kita lakukan pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk mendalami perkara ini, serta untuk mencari alat bukti dugaan keterlibatan pihak lainnya,” tandas Kapolda.

Berdasarkan informasi di lapangan, ‘SE’, ‘KN’ dan ‘A’ ditahan di sel tahanan Mapolda Sumsel secara terpisah. Untuk tersangka ‘SE’ dan ‘KN’ yang merupakan Kabid dan Kasi, keduanya ditempatkan di dalam sel tahanan bersama dengan tersangka kasus pidana umum lainnya. Sementara untuk tersangka ‘A’, dikarenakan perempuan maka tersangka ‘A’ ditempatkan di dalam sel perempuan bersama dengan tahanan tersangka kasus narkoba dan kasus pidana judi.

Baca Juga :   Punggung Belakang Bocah 6 Tahun Melepuh Disiram Air Panas

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Maryoto sebelumnya telah mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap lima orang yang dibawa ke Mapolda Sumsel usai OTT dilakukan, hasilnya ‘A’, ‘SE’ dan ‘KN’ ditetapkan tersangka dan ditahan di Polda Sumsel.

Sedangkan untuk dua orang lainnya yakni; Staf PTK berinisial ‘ED’ dan Kasi PTK SMK, ‘FN’, keduanya hanya dijadikan saksi. Ini dikarenakan dalam dugaan kasus ini mereka hanya bertugas membantu proses laporan sertifikasi guru yang datang dari berbagai daerah saja.

“Terkait OTT di Disdik Sumsel, awalnya kita menetapkan tersangka terhadap ‘A’. Kemudian dilakukan pendalaman hingga ‘SE’ dan ‘KN’ juga kita tetapkan menjadi tersangka,” ujarnya.

Dijelaskan Kapolda, penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil dari penyidikan, dimana untuk tersangka ‘A’ diduga memungut uang dari guru-guru yang mengurus sertifikasi dengan nominal bervariasi yakni, Rp 200 ribu hingga Rp 700 ribu per gurunya. Semua uang itu diduga diterima oleh ‘A’ di dalam amplop yang diserahkan oleh para guru saat mengajukan berkas.

“Tersangka ‘A’ mengumpulkan dan memungut uang tersebut atas perintah dari ‘KN’ yang menjabat sebagai Kasi PTK SMA. Untuk itu ‘KN’ kita tetapkan menjadi tersangka,” terang Kapolda.

Baca Juga :   Rumah Bandar Sabu di PALI Dipasang CCTV 'Tenaga Manusia'

Bukan hanya itu, lanjut Kapolda, dari pemeriksaan tersangka ‘A’ dan tersangka ‘KN’, pihaknya juga mendapati bukti dugaan keterlibat Kabid PTK, ‘SE’. Sebab, uang Pungli yang diduga dikumpulkan ‘A’ atas perintah ‘KN’ , diduga diserahkan kepada ‘SE’.

“Bahkan saat penggeledahan yang dilakukan usai ‘A’ tertangkap OTT, kita mendapati barang bukti uang senilai Rp 36.650.000. Uang ini ditemukan di dalam tas milik ‘SE’. Setelah ‘SE’ kita periksa secara mendalam, akhirnya ‘SE’ mengakui jika uang itu merupakan pemberian dari beberapa kepala sekolah dan juga guru sebagai tanda terimakasih. Untuk itulah ‘SE’ juga kita tetapkan sebagai tersangka,” tegas Kapolda.

Diketahui, OTT Satgas Saber Pungli Polda Sumsel di Dinas Pendidikan Sumsel dilakukan, Kamis 20 Juli 2017. Dalam OTT tersebut petugas awalnya mengamankan Staf PTK SMA Dinas Pendidikan Sumsel berinisial ‘A’. Usai mengamankan ‘A’, petugas memasang police line di ruangan sertifikasi guru serta menggeledah semua ruangan yang berada di lantai satu Kantor Dinas Pendidikan Sumsel.

Setelah penggeledahan dilakukan kemudian petugas Satgas Saber Pungli membawa ‘A’ bersama empat orang lainnya yakni; Kabid PTK Disdik Sumsel, ‘SE’ , Kasi PTK SMA Disdik Sumsel ‘KN’, Kasi PTK SMK Disdik Sumsel ‘FN’ serta Staf PTK SMA Disdik Sumsel, ‘ED’ ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Diduga Bunuh Diri, Juru Parkir Terjunke Sungai Musi

Palembang, KoranSN Diduga sengaja terjun, seorang pria bernama M Hidayat (24) dilaporkan tenggelam di Sungai …

    error: Content is protected !!