Universitas Nanibili Nusantara Bantu Pemda Sorong Tangani Stunting



“Atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada gerakan nasional revolusi mental Universitas Nanibili Nusantara yang telah berpartisipasi aktif ikut membantu pemerintah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sorong berkomitmen akan menurunkan angka stunting dari 23,8 persen menjadi 19 persen pada 2023 dengan berbagai terobosan baru yang didukung dengan anggaran APBD sebesar Rp12 miliar.

Terobosan baru yang kini dan telah dibangun pemerintah dalam penanganan kasus stunting adalah membentuk bapak dan bunda asuh yang siap mendampingi anak stunting di Kabupaten Sorong.

“Karena memang kita anggap bahwa anak stunting ini berasal dari keluarga tidak mampu makanya pembentukan bapak dan bunda asuh ini kita libatkan seluruh kepala OPD,” jelas Mosso.

Selain itu, ada terobosan lain yang dianggap penting oleh pemerintah adalah pembentukan tenaga pendamping keluarga stunting dengan pola pendampingan yakni memberikan perhatian intensif mulai dari pendamping keluarga yang memiliki remaja, calon pengantin, ibu hamil dan pascasalin, serta bayi baru lahir hingga usia 5 tahun dalam rangka pencegahan stunting. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dinkes: Kasus DBD di Kota Tangerang Awal Tahun Menurun

Tangerang, KoranSN Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten, mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) pada awal …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!