Usai Membunuh Chika, Hadian Bersihkan Darah di Tangan ke Tiang Listrik

Adegan saat korban memotong rambut tersangka dalam rekonstruksi kasus pembunuhan korban Chika. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Hadian (19), tersangka pembunuhan Aldi alias Chika (25), seorang Waria yang tewas di dalam Salon Kiki Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Talang Kelapa Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, sempat membersihkan darah korban yang menempel di tangannya dengan mengusapkan ke tiang listrik.

Demikian dikatakan Kanit Reskrim Polsek Sukarami, Iptu Marwan.

Diungkapkannya, bahkan saat tersangka mebersihkan darah tersebut, terekam CCTV rumah warga yang ada di sekitaran lokasi kejadian.

“Jadi usai membunuh korban dan akan meninggalkan lokasi kejadian, tersangka ini sempat membersihkan darah di tangannya dengan diusapkan ke tiang listrik,” katanya.

Masih diungkapkan Kanit, dalam dugaan kasus ini tersangka memang tidak mengakui telah membunuh korban. Walaupun demikian polisi memiliki bukti dan sejumlah keterangan saksi.

“Tersangka Hadian membantah telah membunuh korban, bahkan pengacara tersangka akan melakukan praperadilan, dan itu hak mereka. Karena kami memiliki bukti dan keterangan saksi jika tersangka Hadian telah membunuh korban. Selain itu, tersangka juga terekam CCTV rumah warga saat sedang membersihkan darah korban yang menempel di tangannya,” tegas Kanit.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (23/2/2018) aparat kepolisian Polsek Sukarami menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan korban Chika di TKP. Dalam rekonstruksi tersebut tersangka Hadian yang tercatat sebagai warga Desa Perambahan Baru RT 5 Kecamatan Banyuasin l Kabupaten Banyuasin, menolak untuk memperagakan adegan rekonstruksi.

Meskipun demikian, pihak kepolisian masih tetap menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan korban dengan total 44 adegan, dimana adegan tersangka diperankan oleh peran pengganti dari anggota kepolisian.

Baca Juga :   Penyeludupan 191.850 Benih Lobster di Banyuasin Digagalkan

Terungkap dalam rekonstruksi, adegan pembunuhan korban dimulai saat tersangka Hadian dengan menumpangi sepeda motor temannya datang ke Salon Kiki untuk memotong rambut. Kemudian rekan tersangka pergi usai mengantarkan tersangka, lalu tersangka masuk ke dalam salon menemui Chika yang saat itu sedang memotong rambut konsumennya.

Setelah di dalam salon, Chika meminta tersangka membelikan nasi ayam di salah satu rumah makan yang berada tak jauh dari Salon Kiki. Usai membeli nasi kemudian tersangka kembali ke salon, yang saat itu konsumen yang tadinya memotong rambut telah pergi. Sehingga saat itu hanya ada korban dan tersangka di dalam salon dan keduanya makan bersama dibangku yang ada di dalam salon.







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Ungkap Modus Dugaan Korupsi Batu Bara Rugikan Negara Rp 555 Miliar

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel mengungkap modus operandi enam tersangka dugaan korupsi pengelolaan tambang, izin pertambangan …

error: Content is protected !!