Usai Toke Emas dan Agen Bank, Kini Minimarket di OKI Dirampok



Kondisi laci penyimpanan uang minimarket usai perampokan terjadi. (foto-ist)

Kayuagung, KoranSN

Awal Ramadhan menjadi momok menakutkan bagi pelaku usaha, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Wajar dalam waktu 10 hari telah terjadi 3 kali perampokan di waktu dan tempat berbeda.

Diberitakan sebelumnya, 28 April lalu terjadi perampokan terhadap toke emas saat pulang berjualan emas di Desa Gajah Mati Cengal OKI pasar menuju rumahnya di Desa Sungai Jeruju. Saat melintasi perkebunan, 4 perampok menghadang dan 100 suku emas serta uang tunai Rp 25 juta diambil perampok.

Lalu pada malam kedua Ramadhan waktu warga tarawih, perampok juga berjumlah 4 orang membawa Senpi dan menggunakan topeng lebih nekad lagi. Ia merampok di Endri Krisbiantoro alias Andre (39), pekerjaan perawat warga Dusun IV Desa Balian Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI. Korban merupakan agen bank.

Perampokan terkini menimpa minimarket di dalam perkotaan Kayuagung, tepatnya di Jalan Letnan Darma Jambi Sukadana, bahkan lokasinya berjarak hanya lebih kurang 1 Km dari Mapolres OKI. Pelaku yang belum diketahui jumlahnya, membawa kabur uang Rp 70 juta dari dalam brangkas minimarket.

Baca Juga :   Dicegat Polisi, Petani Bawa 18 Paket Sabu Loncat Dari Motor

Informasi yang dihimpun, pelaku masuk ke dalam toko dengan modus menurunkan meteran listrik yang berada di luar, sehingga lampu di dalam toko gelap. Kemudian pelaku masuk dan menyandera karyawan dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau, dengan maksud diajak ke arah brangkas.

Setelah karyawan membukakan brangkas, pelaku langsung kabur dengan membawa uang tunai Rp 70 juta. Pihak minimarket telah melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian, dan telah dilakukan kroscek ke tempat kejadian perkara (TKP), namun saat dikonfirmasi terkesan bungkam dan enggan memberikan komentar.

Begitu juga pegawai minimarket dimaksud mengaku tidak ada kejadian tersebut, namun jika ingin konfirmasi silahkan tanya dengan kepala cabang di Palembang.

Baca Juga :   Melawan, Dua Jambret Sadis Dilumpuhkan Petugas dengan Timah Panas

“Saya tidak berwenang memberikan jawaban, silahkan tanya Kepala Cabang di Palembang,” ujarnya kepada wartawan sembari pergi meninggalkan wartawan.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIK MM ketika dikonfirmasi sore kemarin membantah jika perampokan di OKI marak, meski sudah 3 terjadi dalam waktu 10 hari.

“Bukan marak, tapi baru 1. Semoga kasusnya segera terungkap. Ke Kasat Reserse yo detailnya,” kata dia saat ditanya perampokan di minimarket.

Paur Subag Humas Polres OKI, Ipda M Nizar juga membenarkan kejadian yang menimpa minimarket tersebut. Namun dirinya tidak bisa memberikan keterangan lebih banyak, karena belum ada pemberitahuan atau release dari Satreskrim. (iso)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sampaikan Eksepsi, Penasihat Hukum Paulina Terdakwa Dugaan Korupsi Hibah Bawaslu Muratara Sebut Dakwan Tidak Cermat dan Kabur

Lubuklinggau, KoranSN Sidang dugaan korupsi dana hibah Bawaslu Muratara tahun anggaran 2019 dan 2020, Jumat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.