Usut Kasus Direktur PT BHL Jadi Tersangka Pembakar Lahan di Muba, Polda Sumsel Periksa Saksi Ahli



Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan memberikan keterangan kepada wartawan terkait penegakan hukum kasus kebakaran lahan dan hutan. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel terus mengusut kasus Direktur PT BHL berinisial ‘AK’, yang merupakan tersangka pembakar lahan dan hutan di Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Bahkan dalam proses penyidikan yang kini dilakukan, penyidik akan memeriksa saksi ahli guna melengkapi berkas perkara dalam kasus ini.

Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rudi Setiawan, Kamis (19/9/2019) mengatakan, dalam penegakan hukum kasus kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang terjadi, saat ini pihaknya telah memproses satu orang dari pihak perusahaan atau korporasi di Muba.

“Untuk kasus salah satu korporasi di Muba masih penyidikan, dan nanti kami akan memeriksa saksi ahli dulu,” katanya.

Masih dikatakan Wakapolda, dalam penegakan hukum ini ada 17 laporan polisi kasus kebakaran lahan dan hutan yang diproses hukum oleh pihak kepolisian.

“Dari 17 laporan kepolisian ini, terdapat 23 tersangka dari perorangan yang semua tersangkanya telah ditahan. Sedangkan untuk salah satu korporasi di Muba yang kami proses hukum, saat ini kami belum memeriksa saksi ahli makanya dalam waktu dekat pemeriksaan saksi ahli tersebut akan dilakukan. Adapun tujuan pemeriksaan saksi ahli, yakni agar kita yakin jika barang bukti yang kami miliki cukup kuat menetapkan dia (Direktur PT BHL ‘AK’) menjadi tersangka,” tegasnya.

Baca Juga :   Kurir Narkoba Ditangkap Saat Sedang Asyik Konsumsi Sabu

Dilanjutkan Wakapolda, karena kasus korporasi di Muba tersebut masih tahap penyidikan maka pihaknya belum dapat menjelaskan secara detail.

“Saat ini kami masih melakukan penyidikan, jadi ada informasi yang belum dapat kita publish, nanti jika sudah selesai penyidikannya secapatnya kita sampaikan,” tandas Wakapolda.

Sementara Karo Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Djihartono menambahkan, selain melakukan penegakan hukum dengan memproses hukum para tersangka, Polda Sumsel dan jajaran juga melakukan upaya pemadaman api di lokasi lahan yang terbakar.

“Jadi kami pihak kepolisian juga tergabung dalam Satgas darat Kahutla yang saat ini anggota berada di lapangan terus melakukan pemadaman api. Selain itu, kami juga melakukan patroli udara,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Subdit Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, Selasa (17/9/2019) menetapkan Direktur Oprasional PT BHL berinisial ‘AK’ sebagai tersangka kasus pembakaran lahan. Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi.

Menurutnya, PT BHL merupakan perusahaan perkebunan yang mengelola kawasan hutan produksi di Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Ditetapkannya ‘AK’ sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan terkait kebakaran lahan di perusahaan tersebut yang belum lama ini terjadi.

Baca Juga :   3 Jam Geledah Rumah Eddy Hermanto, Kejati Sumsel Sita 1 Koper Dokumen

“Hasil penyelidikan terjadinya kebakaran lahan tersebut ditemukan bukti jika ‘AK’ selaku Direktur Oprasional PT BHL dianggap lalai dalam mencegah terjadinya kebakaran di lahan perusahaan tersebut. Maka dari itulah kami menetapkan ‘AK’ sebagai tersangka kasus kebakaran lahan,” tegasnya.

Masih dikatakannya, hasil dari penyelidikan juga diketahui jika tersangka ‘AK’ hanya menyiagakan 6 orang petugas untuk menjaga lahan seluan 2.500 hektare.

“Jadi tersangka selaku Direktur Oprasional ini, hanya menyiagakan 6 petugas menjaga lahan seluas tersebut. Maka dari itulah saat kebakaran lahan terjadi di perusahaan tersebut, api dengan cepat meluas,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam kasus kebakaran lahan dan hutan tersebut saat ini penyidik Subdit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel telah memasang garis polisi di lahan yang terbakar.

“Guna kepentingan penyidikan di lokasi lahan yang terbakar saat ini sudah kami pasang police line,” tandasnya saat itu. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penyidikan Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel Pintu Masuk Ungkap Perkara Kredit Lainnya

Palembang, KoranSN Pengamat Hukum Sumsel, Dr Sri Sulastri SH MHum, Minggu (25/7/2021) mengatakan, kejahatan perbankan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.