UU Guatemala Bisa Hukum Pelaku Aborsi 25 Tahun Penjara

Seorang perempuan mengangkat poster selama aksi protes untuk memperingati Hari Perempuan Internasional di Guatemala City, Guatemala, 8 Maret 2022. (Foto-Antara/Reuters)

Mexico City, KoranSN

Kongres Guatemala pada Selasa (8/3/2022) menyetujui undang-undang yang menjatuhkan hukuman aborsi maksimal 25 tahun penjara dan melarang pernikahan sesama jenis dan pengajaran keragaman seksual di sekolah-sekolah.

Diajukan oleh Partai Viva yang konservatif, UU tentang perlindungan bagi kehidupan dan keluarga itu di luar dugaan disetujui oleh sebagian besar anggota parlemen, termasuk para pendukung Presiden Alejandro Giammattei.

Baca Juga :   AS Berduka Atas Tewasnya Tentara India Dalam Bentrokan dengan China

Pembahasan UU itu telah ditunda sejak 2018 dan masih harus disiarkan di lembaran resmi sebelum diberlakukan.

Hukuman untuk aborsi ditingkatkan dari antara 5 sampai 10 tahun menjadi 25 tahun, kecuali jika aborsi dilakukan karena nyawa sang ibu terancam. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Warganya Ditolak Masuk, Thailand Minta Korsel Perketat Seleksi Turis

Seoul, KoranSN Thailand meminta Korea Selatan untuk memperketat proses seleksi pra-masuk bagi turis atau pengunjung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!