Wabup Banyuasin H. Slamet Somosentono Buka Rembuk Stunting





Wakil Bupati Banyuasin juga menyampaikan stunting merupakan salah satu indikator keberhasilan kesejahteraan, pendidikan dan pendapatan masyarakat.

Cara menanggulangi masalah stunting harus dilakukan melalui pendekatan multi sektor dan sasaran program gizi lebih difokuskan terhadap ibu hamil sampai anak usia 2 tahun.

Upaya penggerakan pemantauan tumbuh kembang balita harus terus dilakukan salah satunya dengan kegiatan yang dilaksanakan.

“Mari bersama-sama meminimalisir angka stunting di Kabupaten Banyuasin bukan hanya di kecamata dan kelurahan saja tetapi diseluruh desa juga wajib melaksanakan kegiatan yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting. Sehingga angka stunting di Kabupaten Banyuasin dapat kita tekan serendah mungkin,” tegasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   548 Warga Binaan Dapat Remisi





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kerja Sama Dengan PGN, Warga Kecamatan Talang Kelapa Segera Nikmati Jargas Rumah Tangga

Pangkalan Balai, KoranSN Pemerintah Kabupaten Banyuasin melaksanakan Penandatanganan Momerantum of Understanding (MoU) dengan PT. Perusahaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!