Wabup Muratara Pimpin Sidak ke AKN



Wabup Muratara H Devi Suhartoni berbincang dengan Sekda muratara H Abdullah Matcik dan Kadiknas Muratara Abdurrahman Wahid saat melakukan sidak pembangunan AKN. (foto/Sunardi)

Muratara, KoranSN

Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H Devi Suhartoni memimpin langsung inspeksi mendadak (Sidak) pembangunan Akademi Komunitas Negeri (AKN) yang beralamat di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Senin (24/7/2017).

Sidak juga diikuti oleh Sekretaris daerah (Sekda) Muratara H Abdullah Matcik, Kepala Dinas Pendidikan Muratara Abdurrahman Wahid, Kasat Polpp Haidir Kalingi, Kasubag Media dan Informasi Indrayani dan sejumlah awak media.

Pantauan lapangan, pembangunan AKN masih ada yang belum selesai seperti pemasangan kaca jendela, pintu WC dari lantai satu sampai lantai dua belum terpasang sama sekali.

Wabup Muratara, Devi Suhartoni mengatakan bahwa rekomendasi dari audit sudah ada dan itu sudah di tindak lanjuti.

“Tetapi kami pemerintah akan memanggil kontraktornya untuk komisioning, kalau melihat kondisi ini kami pemerintah tidak happy dengan kualitas bangunan. Nah fasilitas pemerintah sendiri jalan belum ada, listrik belum ada, air belum ada, siapa yang mau sekolah di sini,” tukasnya.

Lanjut Wabup, pihaknya akan membuat plan berikutnya apakah tetap AKN atau untuk keperluan lainnya, dengan catatan ada beberapa yang akan di benarkan.

“Ya kami perbaiki, kemudian kami akan mengajak PU membuka akses jalan dan listrik. Kalau masalah gedung ini kami akan manfaatkannya, kami bikin plan A apakah tetap AKN, plan B apakah untuk sekolah lain dan plan C apakah jadi balai Diklat Kabupaten Muratara yang jelas ini bermanfaat,” ujarnya.

Sambung Devi, mengenai pencairan dana pembangunan AKN harus dilidik lagi, makanya ini harus di komisioning sama-sama.

“Kami pemerintah melalui Diknas, PU, kemudian pemborongnya harus hadir untuk komisioning. Yang mana perlu di perbaiki, kualitasnya seperti ini kenapa, kalau masalah pembayaran segala macam itu saya tidak tahu. Sudah di bayar berapo, dan yang belum di bayar berapo,” ujarnya.

Baca Juga :   Kebakaran Lahan Gambut di Kecamatan Abab Berhasil Dipadamkan

Devi menambahkan, tujuan awal ini di bangun adalah tetap untuk AKN. “Tetapi kami sebagai pemerintah daerah akan membuat plan A plan B dan itu akan kami ikuti aturan yang ada. Kalau di bilang nanti AKN ya sudah AKN, tetapi yang mengerti situasi dan kondisi daerah kan kami. Kami bisa ngusulin gedung ini jadi ini, jadi itu, lebih baik itu. Negara ini punya aturan tetapi pleksibel asal itu bertanggung jawab, tidak ngarang-ngarang,” ucapnya.

Sementara Kepala dinas Pendidikan Muratara Abdurrahman Wahid Menjelaskan bahwa Pihaknya sudah mengirimkan Surat ke pihak ke tiga atau rekanan dan tembusan BPK. “Sudah lama pak, untuk sementara belum ada balasannya,” jelas Abdurrahman Wahid. (snd)

 



Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

KPU Lubuklinggau Selesai Gelar Rekapitulasi, Penetapan Caleg Terpilih Tunggu Juknis dari KPU Provinsi Sumsel

Lubuklinggau, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) telah selesai menggelar …

error: Content is protected !!