Wak Gun Dapat Jatah Rp 20 Juta dari Merampok Toke Kopi Pagaralam







Tersangka Gunawi alias Wak Gun saat diamankan di Mapolda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel meringkus Gunawi alias Wak Gun (56), buronan kasus perampokan dan pembunuhan toke kopi Pagaralam, Darul Kutni . Tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Pajar Bulan Lahat ini ditangkap di Purwakarta Provinsi Jawa Tengah.

Saat dihadirkan dalam gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel, tersangka Gunawi alias Wak Gun mengatakan, dalam kasus ini dirinya tidak ikut merampok di rumah korban. Sebab, ia hanya berperan mengantarkan pelaku Gusti Komang dan Saparudin alias Wak Sapar (keduanya sudah ditangkap lebih dulu) usai perampokan terjadi.

“Awalnya, saya ditelphone Eko Riyadi (telah tertangkap) dia meminta saya mengantar Gusti Komang dan Saparudin. Lalu saya menyewa mobil kemudian mengantar keduanya, dimana untuk Gusti Komang saya antar ke Tugu Mulyo sedangkan Saparudin saya antar ke Palembang. Usai mengantar keduanya, barulah saya dapat uang Rp 20 juta dari Eko Riyadi,” ungkapnya kemarin dalam gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Dijelaskannya, usai mendapat uang bagian tersebut kemudian dirinya kabur ke Purwakarta. Di sana ia mengaku tinggal di rumah anaknya.

“Kalau untuk uang Rp 20 juta upah dari mengatar Gusti Komang dan Saparudin, semuanya saya habiskan untuk foya-foya dan minum-minum di tempat hiburan. Baru kali inilah saya terlihat kasus perampokan, itupun saya tidak langsung terlibat saat merampok di rumah korban. Bahkan yang katanya saya berperan sebagai petunjuk jalan itu tidaklah benar, sebab saya hanya mengantarkan Gusti Komang dan Saparudin,” tandasnya.

Baca Juga :   Pembunuh Tukang Ojek Diciduk

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, ada enam pelaku dalam kasus perampokan dan pemubuhan korban Darul Qutni ini. Dimana untuk lima pelaku sudah lebih dulu ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Adapun lima pelaku yang telah lebih dulu kami tangkap yakni; tersangka Eko Riyadi (30), Misgianto alias Belewong (30), Gusti Komang (42), Saparudin alias Wak Sapar (37) dan Arlan alias Wak Lan (40).

Terkahir, kami menangkap tersangka Gunawi alias Wak Gun di Purwakarta Jawa Tengah. Dengan tertangkapnya Wak Gun, maka semua pelaku dalam kasus ini sudah berhasil kami tangkap,” ungkapnya.
Lanjut Kapolda, dari pengakuan para tersangka yang telah lebih dulu ditangkap, semuanya mengaku jika Gunawi alias Wak Gun berperan sebagai petunjuk jalan saat perampokan terjadi.

“Para pelaku ini merampok di rumah korban dengan modus mendobrak pintu rumah menggunakan balok, setelah di dalam rumah pelaku menembak korban Darul Kutni yang merupakan toke kopi Pagaralam, hingga korban tewas,” tandas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, perampok tersebut terjadi Sabtu 6 Agustus 2017 sekitar pukul 02.30 WIB di kediaman korban Darul Kutni di RT 03 RW 01 Bandar Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Dalam perampokan tersebut para perampok menyekap dan menganiaya semua penghuni rumah hingga menembak mati korban Darul Kutni.

Baca Juga :   Setelah Jadi Buronan, Pencuri Motor  Ditangkap Polsek Kikim Selatan Lahat

Adapun modus perampok dalam melancarkan aksinya, yakni dengan mengepung rumah korban, kemudian mendobrak pintu rumah dan kamar korban. Lalu para perampok menembak mati korban Darul Kutni. Setelah itu kawanan perampok ini mengambil uang Rp 500 juta milik korban yang merupakan uang hasil penjualan kopi.

Dari hasil penyelidikan polisi, Kamis 9 November 2017 awalnya polisi menangkap tiga tersangka, mereka yakni; Misgianto alias Blewong (33), warga Dusun IV Tri Tunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Banyuasin, Eko Riyadi (30), warga Jalan Tebat Serai Kelurahan Kota Medan Kabupaten Manna Provinsi Bengkulu dan tersangka Gusti alias Komeng, (35) warga Desa Lubuk Seburuk Kecamatan Lempuing Jaya OKI.

Kemudian polisi melakukan pengembangan hingga pada Kamis 30 November 2017 lalu, petugas berhasil menangkap satu tersangka lainnya yakni, Saparudin alias Wak Sapar (45), warga Desa Sira Pulau Klip Kecamatan Rantai Alai Kabupaten Ogan Ilir. Dalam aksi perampokan ini Saparudin alias Wak Sapar berperan sebagai eksekutor yang meletuskan senjata api ke arah korban hingga mengakibatkan korban Darul Kutni tewas tertembak.

Lalu pada Selasa 6 Februari 2018, polisi kembali menangkap satu tersangka perampokan dalam kasus ini, tersangka tersebut yakni Arlan alias Wak Lan (40), warga Trans SP 4 Desa Temuan Jaya Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Jenazah Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Musi, Kaki Terikat Rantai

Palembang, KoranSN Kaki kanan dirantai menggunakan gembok dan dikaitkan karung berisi batu, sesosok jenazah laki-laki …

error: Content is protected !!