Wak Lan Perampok Toke Kopi Pagaralam Ditangkap di Musi Rawas

Tersangka Arlan alias Wak Lan saat diamankan di Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aparat kepolisian Subdit III Jatantras Polda Sumsel, Selasa (6/2/2018) pukul 04.30 WIB menangkap tersangka Arlan alias Wak Lan (40), yang merupakan salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan toke kopi Pagaralam, Darul Kutni (49) yang sebelumnya menjadi buronan kepolisian.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Trans SP 4 Desa Temuan Jaya Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas ini ditangkap tak jauh dari kediamannya yakni, di kawasan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Arison Hendra melalui Kasubdit III, AKBP Erlintang Jaya membenarkan
tersangka Wak Lan kini telah ditangkap.

“Tersangka ini bisa dikatakan perampok lintas Provinsi. Sedangkan untuk peran tersangka Wak Lan dalam aksi perampokan toke kopi Pagaralam yakni, membawa senjata api dan mendobrak pintu rumah dan pintu kamar korban,” katanya.

Masih dikatakannya, dengan tertangkapnya Arlan alias Wak Lan maka saat ini masih ada dua pelaku lainnya yakni, Mirdan Sudianto alias Wak Sikil dan Gunawi alias Wak Gun yang diburu pihak kepolisian.

“Ada tujuh tersangka yang merampok di kediaman korban toke kopi Pagaralam. Dengan tertangkapnya tersangka Wak Lan ini maka sudah lima tersangka yang kita tangkap, karena sebelumnya empat tersangka sudah lebih dulu kami tangkap, mereka yakni; Misgianto alias Blewong, Eko Riyadi, Gusti alias Komeng dan Saparudin alias Wak Sapar. Artinya, masih ada dua pelaku lainnya yang saat ini masih kami kejar,” tegasnya.

Baca Juga :   Lagi, Polisi Gerebek Gudang Miras di Desa Ulak Pandan Lahat

Diberitakan sebelumnya, perampok berjumlah tujuh orang, Sabtu 6 Agustus 2017 sekitar pukul 02.30 WIB telah melakukan aksi perampokan di kediaman korban Darul Kutni di RT 03 RW 01 Bandar Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Dalam perampokan tersebut para perampok menyekap dan menganiaya semua penghuni rumah hingga menembak mati korban Darul Kutni.

Adapun modus perampok dalam melancarkan aksinya yakni dengan mengepung rumah korban, kemudian mendobrak pintu rumah dan kamar korban. Lalu para perampok menembak korban Darul Kutni. Setelah itu kawanan perampok ini mengambil uang Rp 500 juta milik korban yang merupakan uang hasil penjualan kopi.

Dari hasil penyelidikan, Kamis 9 November 2017 awalnya polisi menangkap tiga tersangka, mereka yakni; Misgianto alias Blewong (33), warga Dusun IV Tri Tunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Banyuasin, Eko Riyadi (30), warga Jalan Tebat Serai Kelurahan Kota Medan Kabupaten Manna Provinsi Bengkulu dan tersangka Gusti alias Komeng, (35) warga Desa Lubuk Seburuk Kecamatan Lempuing Jaya OKI.

Baca Juga :   Mahasiswi Ditemukan Gantung Diri di Kamar Kosannya

Kemudian polisi melakukan pengembangan hingga pada Kamis 30 November 2017 lalu petugas juga berhasil menangkap satu tersangka lainnya yakni, Saparudin alias Wak Sapar (45), warga Desa Sira Pulau Klip Kecamatan Rantai Alai Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam aksi perampokan ini Saparudin alias Wak Sapar berperan sebagai eksekutor yang meletuskan senjata api ke arah korban sehingga mengakibatkan korban Darul Kutni tewas tertembak. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Juliari Batubara Selama 30 Hari

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan selama 30 hari untuk dua tersangka …