Wako dan Kajari Tandatangani MOu Untuk Percepatan Penggunaan Anggaran





“Tentunya kami sangat berharap pihak Kejari segera menyelesaikan terkait masalah aset yang sudah diserahkan kepada Pemkot Lubuklinggau. Selain itu, terkait masalah bantuan sosial (bansos), harus ada adminitrasi dan dokumentasi. Karena dari data bansos inilah akan diketahui tingkat kemiskinan di Kota Lubuklinggau,” tukasnya.

Berkenaan dengan penutupan Patok Besi (tempat lokalisasi) menurut Wako, itu tidak lain agar Kota Lubuklinggau bersih dari hal-hal negatif karena pada sisi lain, lokasi tersebut sering digunakan untuk transaksi narkoba.

Baca Juga :   Demokrat Tegaskan tak Intervensi Kader yang Bermasalah dengan Hukum

Sementara itu, Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir menyampaikan MOU ini adalah instruksi dari Jaksa Agung dalam upaya percepatan penggunaan anggaran terutama recofusing anggaran. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemkab OI Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama

Indralaya, KoranSN Bupati Ogan Ilir (OI) Panca Wijaya Akbar melalui Wakil Bupati H Ardani membuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.