Wako Ingin Jembatan Layang Lematang Seperti Jambi





wako, Ida Fitriati
Pagaralam, SN

Walikota Pagaralam dr Hj Ida Fitriati Basjuni menghadiri Apeksi Triwulan II Komwil Sumbagsel di Provinsi Jambi. Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Kota Pagaralam ini memanfaatkan waktu untuk studi banding tentang wisata, jembatan layang dan kawasan pasar.

“Apa yang ada ini patut kita contoh yang bagus-bagus seperti jembatan Gentala Arasy. Dimana, diatas jembatan sepanjang 500 meter ini tidak boleh mobil dan motor melintas. Hanya pengunjung dan masyarakat pejalan kaki,” kata Ida Fitriati, Minggu (26/7).

Baca Juga :   Anggota BPBD Muara Enim Ikuti Diklat

Kata Ida, Jembatan Layang Lematang akan menjadi ikon baru Kota Pagaralam. Jembatan ini juga akan menjadi jembatan tertinggi di Sumsel lantaran tiang pancang akan setinggi 60 meter.

“Kita akan ada icon baru Kota Pagaralam. Dimana, jembatan Layang Lematang akan dibangun multiyears dengan anggaran Rp400 miliar lebih,” bebernya.

Kemudian, untuk candi di Muara Jambi, jika dilihat dari sejarah lebih tua peradaban di Kota Pagaralam. Terlebih lagi, situs ini sama dan memiliki hubungan dengan Kota Pagaralam sendiri.

“Kita sangat apresiasi atas hubungan antara Jambi dan Kota Pagaralam. Jadi, kita akan terus berusaha bekerjasama,” tuturnya.

Baca Juga :   Buka Ruang Diskusi Guna Tingkatkan Potensi Unggulan Daerah

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkot Pagaralam Reni Marnilam menuturkan, Kota Pagaralam merupakan salah satu anggota Apeksi. Dimana, kali ini digelar Apeksi Triwulan II Komwil Sumbagsel di Jambi. Untuk itulah, suatu kesempatan untuk melakukan studi banding.

“Pada kesempatan wisata, kita melakukan studi banding. Dimana, yang bagus akan kita ambil untuk diterapkan di Kota Pagaralam,” kata dia. (asn)







Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pj Bupati Empat Lawang Pauzan: Rotasi Hal Biasa dan Tidak Akan Menonjobkan Pejabat

Empat Lawang, KoranSN Pj Bupati Empat Lawang Pauzan Khoiri Denin, mengaku sudah Tiga (3) kali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

    error: Content is protected !!