Wako Pagaralam Jadikan Mobil Jadul Truntung Sebagai Mobdin

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni saat menaiki mobil jadul Truntung. (foto-asnadi/koransn.com)

Pagaralam, KoranSN

Walikota (Wako) Pagaralam, Alpian Maskoni SH ingin mengenang masa lalu sering naik mobil Suzuki Tuntung ketik masih Sekolah Dasar (SD) tahun 1977, sehingga Wako menjadikan mobil jadul ini sebagai mobil dinas (Mobdin) bernomor polisi BG 1 WZ.

Hal ini di ungkapkan Wako Alpian usai melaksanakan Rapat Paripurna di DPRD Kota Pagaralam, Senin (21/1/2019).

Menurutnya, mobil jadul lebih dikenal dengan Suzuki Truntung keluaran tahun 1977 sampai 1983 ini, nilainya lebih tinggi dari mobil sport saat ini.

“Mobil ini memang jadul, tapi masih berjalan dan bagus seperti ini nilainya lebih tinggi dari mobil sport, saya sering membawanya keliling kota,” kata dia.

Baca Juga :   2018, Penerima PKH di PALI Capai Angka 10.932 KPM

Dikatakan Alpian, mobil jadul seperti ini mempunyai sejarah tersendiri.

“Mobil jadul seperti ini punya sejarah tersendiri bagi saya kerena dulu ketika waktu pulang SD pernah di tumpangi sopir taksi yang mengendarai mobil seperti ini juga,” kata Alpian.

Alpian menambahkan, mengingat waktu SD di Dusun Jambat Akar yang pulangnya berjalan kaki dengan jarat sekitar 1,5 Km, maka dirinya kala itu pernah ditumpangi oleh sopir taksi yang mengendarai Mobil Suzuki Truntung.

“Mungkin dulu sopir taksi itu kasian melihat kami berjalan kaki, sehingga kami diperbolehkan menaiki mobil mereka dengan gratis,” jelasnya. (asn)

Baca Juga :   2761 KPPS se-Kabupaten Muratara Dilantik
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Isak Tangis Sambut Jenazah Indah Warga Ogan Ilir Jadi Korban Sriwijaya Air

Indralaya, KoranSN Isak tangis keluarga dan kerabat menyambut kedatangan jenazah Almarhumah Indah Halimah Putri (26), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.