Wamendes PDTT Nilai BLT Dana Desa itu Demokratis





Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi berbicara saat memberikan tanggapan terkait perkembangan BLT Dana Desa secara virtual. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSN

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa merupakan salah satu jaring pengaman sosial yang demokratis karena penentuan target melibatkan warga desa.

“Sifat BLT Dana Desa merupakan produk dari musyawarah desa yang melibatkan masyarakat,” kata dia saat memberikan tanggapan terkait dengan perkembangan BLT Dana Desa secara virtual di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan BLT Dana Desa sebenarnya tidak pernah diberikan target karena penentuan penerima BLT Dana Desa itu berada di tangan masyarakat.

Baca Juga :   Gunung Sinabung Erupsi Luncurkan Awan Panas Namun Tidak Teramati

“Contohnya, target awal 12 juta ternyata dilakukan musyawarah 74,953 desa ternyata hanya ada 7,9 juta keluarga penerima manfaat atau sekitar 65 persen dari target perkiraan awal. Olehnya terjadi penyesuaian dari Rp31 triliun menjadi Rp28 triliun,” kata dia.

Terkait target masyarakat penerima BLT, Budi Arie mengatakan bahwa penetapan tersebut melibatkan masyarakat desa itu sendiri karena mereka yang lebih tahu orang-orang yang berhak mendapatkan bantuan tersebut. HALAMAN SELANJUTNYA  >>

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Harap Program FIP UNG Kembangkan Ekonomi Masyarakat Desa

Gorontalo, KoranSN Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo berharap program Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.