Warga Desa Sukasejati Bekasi Butuh Gedung SMP Negeri







Menurut dia, keberadaan SMP negeri sangat dibutuhkan karena belum ada di wilayah tersebut. Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pengembang agar segera menerbitkan surat persetujuan pembangunan sekolah serta puskesmas untuk mewujudkan rencana ini.

Berdasarkan hasil komunikasi terakhir, pihak pengembang perumahan telah menyatakan kesiapan menyerahkan lahan seluas 7.600 meter persegi untuk digunakan sebagai fasos dan fasum.

“Sementara kebutuhan untuk sekolah minimal 2.000 meter persegi dan puskesmas 500 meter persegi. Lahan yang dijanjikan 7.600 meter persegi jadi nanti tinggal bagaimana mengatur pembangunan dua bangunan itu,” ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah mendorong pengembang perumahan ISPI Group untuk memulai rencana pembangunan sekolah. Setelah berkomunikasi, pengembang berkomitmen menyelesaikan permasalahan fasos dan fasum pada pekan ini.

“Mereka (ISPI) menyatakan akan mengirimkan surat pada Jumat ini. Kita tunggu, dan setelah itu bisa segera diajukan untuk pembangunan. Jika ada kebutuhan anggaran bisa menggunakan APBD Perubahan 2023 atau di APBD 2024,” kata dia. (Antara/ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemkab Parimo: Jalan Trans Sulawesi Sudah Bisa Dilalui Pascabanjir

Palu, KoranSN Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan akses jalan Trans Sulawesi sudah bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!