Warga Keluhkan Kinerja Dinkes Muratara







Tampak Kantor Dinkes Muratara masih terkunci rapat. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Warga dari Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengeluhkan kinerja Dinkes Muratara. Pasalnya, pukul 08.30 WIB pagi, kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara belum juga dibuka alias masih terkunci rapat.

Seperti yang dikatakan Kusnandar (24), warga Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara. “Saya ke Dinkes pukul 08.30 Wib semua ruangan kantor masih ditutup dan terkunci,” tukasnya, Rabu (11/7/2018).

Ia menuturkan, kedatangannya ke Dinkes Muratara bermaksud untuk membuat surat rujukan ke RS Siti Aisyah di Lubuklinggau untuk istrinya yang sedang sakit, namun dirinya harus menunggu berjam jam untuk membuat surat rujukan tersebut.

Ia berharap, pemerintah daerah menegakkan disiplin jabatan/pegawai, karena amanah yang diberikan harus dipertanggung jawabkan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Muratara dr Mahendra saat dihubungi Via telpon nomornya dialihkan.

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muratara Sudartoni melalui Kabid Pengembangan SDM dan Diklat Muratara, Ahmad Riva’i saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya juga mengetahui apa yang terjadi di lapangan.

“Saya juga pagi-pagi kebetulan turun ke lapangan dan mengkroscek dan benar ada tiga dinas yang masih tutup. Ada 2 dinas lagi selain Dinkes yang masih tutup sudah hampir pukul 09.00 pagi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pengawasan WNA di OKI Diperketat

Apa yang menjadi temuan pihaknya ini kata Ahmad Riva’i akan disampaikan ke Bupati Muratara, H.M Syarif Hidayat.

“Terkait sangsi nanti akan mengacu pada peraturan pemerintah No 53 tahun 2010 tentang Kedisiplinan Pegawai dan Pelabkan No 21 tahun 2010 juga tentang Kedisiplinan Pegawai,” pungkasnya. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polres Muara Enim Gelar Pertandingan Gaplek Meriahkan HUT Bhayangkara ke-78

Muara Enim, KoranSN Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78, Polres Muara Enim menggelar pertandingan gaplek …

error: Content is protected !!