Warga Keluhkan Tak Ada TPS di Sekitar Waduk Swadaya



Salah seorang warga tang membuang sampah di pinggiran waduk Jalan Swadaya lantaran tak adanya tempat pembuangan sampah. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sejumlah warga yang bermukim di sekiraran waduk (reservoir) Jalan Swadaya Lorong Perikanan Kecamatan Kemuning Palembang, Rabu (24/1/2018), mengeluhkan tidak adanya tempat pembuangan sampah (TPS) di sekitaran lokasi. Padahal, air di waduk tersebut biasa dimanfaatkan warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga Jalan Sersan Sani, Mayuniar mengatakan, tidak adanya tempat pembuangan sampah di areal sekitaran waduk membuat sejumlah warga membuang sampah di pinggiran jalan. Kemudian, tidak sedikit dari tumpukan sampah tersebut masuk kedalam waduk, sehingga bisa menyebabkan pencemaran air.

Ia mengatakan, waduk tersebut, sekarang kondisinya sudah bersih, lantaran sudah dilakukan pengerokan. Jadi, ditakutkan dengan tidak adanya tempat sampah dikawasan areal waduk, sampah bisa kembali mencemari air lantaran masuk ke dalam danau.

“Beberapa waktu lalu kondisi di waduk disini dicemari sampah, tapi sudah dibersihkan dan waduknya juga dikeruk. Tetapi dengan tidak adanya tempat pembuangan sampah, jadi warga sekitar masih membuang sampah dipinggiran waduk. Kita takut air diwaduk ini kembali tercemar, karena warga biasanya memanfaatkan air di waduk ini untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Senada, Unay warga sekitar menuturkan, waduk disini berfungsi untuk menstabilkan air atau irigasi serta mencegah banjir seperti benbentuk danau alam atau buatan. Dimana, waduk ini berbeda dengan bendungan (Dam).

Menurut Unay, waduk tersebut dibuat seperti kolam penyimpanan atau pembendung air sungai yang bertujuan untuk menyimpan atau mengupulkan air. Pada intinya, lanjut Unay, waduk tempat penampungan kelebihan air pada musim hujan, sehingga pada musim kemarau bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Karena disini tidak ada tempat pembuangan sampah, jadi kami takut air di waduk ini akan tercemar sehingga tidak bisa lagi dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Kami berharap pemerintah bisa menyediakan tempat sampah di areal sekitaran waduk guna selain menjaga kebersihan serta keindahan, juga agar tidak mencemari air pada waduk,” jelasnya.

Baca Juga :   Restorative Justice, Penuntutan Tersangka Pencuri HP di OKU Dihentikan

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Faizal Ar menuturkan, pihaknya telah menyiapkan tempat sampah di sejumlah titik dan menyiapkan petugas kebersihan di areal waduk. Namun, sebagai alternatif agar sampah tidak mencemari waduk, dirinya berharap kepada pihak KEcamatan maupun Kelurahan agar ikut memperhatikan kebersihan wilayah masing-masing.

Ia melanjutkan, pasukan kuning selalu besiaga untuk membersihkan sampah ke pelosok perkampungan. Akan tetapi, untuk truk pengangkut sampah tidak bisa masuk kedalam perkampungan untuk mengangkut sampah.

“Pihak Kecamatan juga telah menyediakan armada pengangkut sampah, seperti truk dan motor pengangkut sampah. Jadi kita harapkan untuk pihak kecamatan maupun kelurahan untuk aktif menjaga kebersihan di lingkungannya. Kemudian menyediakan bak sampah, karena dampaknya bisa dinikmati bersama warga sekitar,” tandasnya. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kajati Sumsel dan IAD Wilayah Sumsel Gelar Bakti Sosial dan Anjangsana

Palembang, KoranSN Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Yulianto SH MH dan Ketua …

error: Content is protected !!