Warga Kesulitan Akses Angkutan Umum

angkutan umum

Palembang, SN

Sulitnya mengakses angkutan umum seperti Transmusi, angkot dan bus kota membuat warga terpaksa menggunakan jasa ojek dan lain sebagainya untuk mencari alternatif jalan yang dilalui oleh angkutan umum. Demikian diungkapkan salah satu warga Talang Kelapa,  Nindi (35), Rabu (10/6).

“Kami yang tinggal disini memang kesulitan untuk mengakses angkutan umum seperti angkot dan transmusi, padahal warga di Talang Kelapa ini sudah ramai namun tetap saja tidak ada angkutan umum yang melewati rute ini,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengakses angkutan umum, pihaknya harus menuju terminal Alang-Alang Lebar terlebih dahulu, setelah itu baru dapat mengakses tranmusi, begitu pun sebaliknya. “Kami berharap pemerintah memberlakukan angkot untuk rute jalan Talang Kelapa sehingga kami serta warga lain dapat leluasa bepergian,” harapnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Masripin melalui Kepala Bidang (Kabid) Transportasi Jalan dan Rel, Agus Suprianto mengatakan, jalan di Talang Kelapa tersebut sudah lama diberlakukan angkot dengan rute Perumahan Talang Kelapa – Alang-Alang Lebar. Namun, akibat sepinya warga serta pengguna angkutan umum, maka pengusaha angkot tersebut menarik kembali angkotnya dari rute itu.

Baca Juga :   Jalur Car Free Day Jalan Sudirman Dialihkan

“Pengusaha menilai pendapatan dari rute tersebut lebih kecil dibandingkan biaya operasional, karena itu pengusaha tidak mau rugi maka ditariknya angkot tersebut,” jelasnya.

Dijelaskannya, sampai saat ini pihaknya tidak pernah menghentikan operasional rute tersebut, jika memang ada pengusaha yang ingin menyediakan angkot untuk rute tersebut, maka pihaknya mempersilahkan pengusaha itu. “Dulu rute ini sudah diujicobakan enam bulan, namun pengusaha tetap merugi,” jelasnya.

Selain rute Talang Kelapa – Alang-Alang Lebar, sambung Agus, ada 2 rute lagi yang operasionalnya dinilai merugikan para pengusaha sehingga para pengusaha pun menarik angkotnya kembali. Rutenya yaitu, Suka Bangun – Kuburan China.serta Kertapati – Plaju.

Baca Juga :   Ratusan Anak Paud Tampak Asik Ikuti Lomba Mewarnai di Kambang Iwak Park (foto)

“Kami juga bahkan memberikan fasiltas transmusi untuk ketiga daerah tersebut, namun tetap saja merugi. Karena itu fasiltisa transmusi ini ditarik kembali dan dioperasionalkan untuk rute lain,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini permintaan rute baru masih dalam pengkajian pihak pengusaha, jika geliat permintaan masyarakat berkembang maka dimungkinkan untuk pengajuan rute baru.“Intinya, jika ada rute potensial maka pegusaha akan cepat-cepat mengajukan rute, namun jika masih belum potensial atau merugikan maka belum akan direalisasikan,” jelasnya. (wik)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Klaster Keluarga Meningkat, Corona di Palembang Tembus 3 Ribu Lebih

Palembang, KoranSN Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.